Advertisement
NasDem: Anies Akan Lanjutkan Proyek IKN Jokowi
Bakal Calon Presiden dari Partai Nasdem, Anies Baswedan (tengah) saat berswafoto dengan pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) di Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (21/1/2023). Kunjungan Anies Baswedan tersebut dalam rangka safari politik sekaligus silaturahmi dengan para relawan dan kader Partai Nasdem di daerah tersebut. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah - YU
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Partai Nasional Demokrat (NasDem) memastikan bakal calon presiden Anies Baswedan akan meneruskan program Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang diinisasi Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Wakil Sekretaris Jenderal Partai NasDem Hermawi Taslim menjelaskan, seorang presiden harus menjalankan ketentuan dalam UU. Program IKN sendiri sudah diatur dalam UU 3/2022.
Advertisement
“Segala yang berbasis perundang-undangan tentu akan tetap dilanjutkan, bukan hanya oleh Anies tapi oleh siapa pun yang terpilih jadi presiden, contohnya IKN,” jelas Hermawi saat dihubungi, Selasa (28/2/2023).
Oleh sebab itu, dia mengatakan tak ada alasan Anies, jika terpilih jadi presiden, tidak lanjutkan program IKN selama masih diatur dalam UU.
Lebih lanjut, Hermawi menyatakan bahwa Anies membawa semangat keberlanjutan dan perubahan. Bagaimanapun, lanjutnya, perubahan adalah keniscayaan.
Meski begitu, tegas, Anies akan tetap melanjutkan program-program presiden terdahulu yang memang terbukti baik untuk masyarakat banyak.
“Anies sudah berkali-kali mengatakan bahwa akan melaksanakan apa yang disebut dengan keberlanjutan dan perubahan, meneruskan hal-hal yang baik buat rakyat, bukan hanya yang ada di zaman Jokowi tapi juga di zaman semua presiden yang pernah ada di Indonesia,” ujar Hermawi.
Dia mengatakan nantinya Anies akan mengungkapkan visi-misi yang akan dibawa untuk Indonesia. Namun, terlebih dahulu, koalisi pengusungan Anies akan menyamakan pandangan terlebih dahulu sebelum deklarasi.
Sebagai informasi, saat ini Anies sudah didukung oleh Partai NasDem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk jadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024. Ketiga partai politik itu bahkan sudah menyebutkan diri sebagai Koalisi Perubahan, meski belum ada deklarasi resmi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Stok Logistik Minim BPBD Sleman Andalkan Bantuan dan Belanja
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Prediksi Skor Real Madrid vs Bayern Perempat Final Liga Champions
- Banyak Tak Sadar Kekurangan Vitamin Ini Bisa Picu Risiko Diabetes
- Belanja Pegawai di Bawah 30 Persen, Sleman Pastikan Aman dari PHK
- Menkeu Tegaskan Kebijakan BBM Subsidi Atas Arahan Presiden
- DPRD Kulonprogo Dorong Audit Total PT SAK oleh BPKP
- Jadwal KRL Jogja Solo Hari Ini, Rabu 8 April 2026 Naik dari Tugu
- Polri Ungkap Potensi Kerugian Kebocoran Subsidi BBM-LPG Capai Rp1,26 T
Advertisement
Advertisement







