Advertisement
Trump Ancam Iran, Sebut Bisa Hancur dalam Semalam
Presiden Ameriksa Serikat (AS), Donald Trump. - Reuters/Jonathan Ernst
Advertisement
Harianjogja.com, WASHINGTON — Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan peringatan keras terhadap Iran di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Ia menyebut kemungkinan kehancuran besar terhadap negara tersebut bisa terjadi dalam waktu sangat singkat.
Melalui unggahannya di platform Truth Social, Trump menyatakan bahwa peradaban Iran berpotensi “musnah secara permanen”, meski ia mengaku tidak menginginkan skenario tersebut.
Advertisement
“Seluruh peradaban bisa hilang malam ini dan tidak akan pernah kembali lagi,” tulisnya.
Ancaman Serangan Lebih Luas
BACA JUGA
Trump juga menegaskan bahwa Iran masih memiliki peluang untuk menghindari kehancuran, selama kepemimpinan di Iran mengambil langkah untuk meredakan konflik.
Sebelumnya, ia telah mengancam akan menghancurkan berbagai infrastruktur vital Iran, termasuk pembangkit listrik, ladang minyak, fasilitas desalinasi, hingga Pulau Kharg apabila tidak tercapai kesepakatan damai.
Ia bahkan menyebut potensi operasi besar yang dijuluki sebagai “hari penghancuran pembangkit listrik dan jembatan” jika Iran tidak membuka kembali jalur pelayaran strategis.
Ketegangan meningkat sejak 28 Februari 2026, ketika Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk di ibu kota Teheran.
Serangan tersebut menyebabkan kerusakan signifikan dan korban sipil, termasuk menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.
Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel serta fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah, memperluas konflik menjadi lebih kompleks.
Selat Hormuz Terganggu, Harga Energi Naik
Eskalasi konflik turut berdampak pada jalur perdagangan energi global. Aktivitas pelayaran di Selat Hormuz dilaporkan mengalami gangguan signifikan.
Padahal, selat tersebut merupakan jalur utama distribusi minyak dan gas alam cair dunia. Gangguan ini memicu kenaikan harga bahan bakar di berbagai negara.
Di tengah ketegangan, muncul sinyal upaya diplomasi. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menyatakan Teheran telah menyiapkan respons terhadap usulan gencatan senjata dari para mediator.
Meski demikian, pemerintah Iran membantah adanya dialog langsung dengan Washington. Mereka menyebut komunikasi hanya dilakukan melalui pihak perantara.
Sementara itu, Trump sebelumnya mengklaim pembicaraan antara kedua negara berjalan produktif, meski belum menghasilkan kesepakatan konkret.
Ketegangan yang terus meningkat ini membuat dunia internasional menaruh perhatian serius, mengingat dampaknya tidak hanya pada stabilitas kawasan, tetapi juga terhadap ekonomi global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Jangan Tertipu Rasa, Ini Isi Tersembunyi di Camilan Favorit
- Mainan Plastik Disorot, Risiko Tersembunyi Ini yang Perlu Diperhatikan
- IU Comeback Bareng Byeon Woo-seok, Ini Fakta Dramanya
- Prediksi Skor Real Madrid vs Bayern Perempat Final Liga Champions
- Sering Ngopi Ini Cara Biar Tetap Nyaman di Tubuh
- WFH ASN DIY Mulai Pekan Ini, Car Free Day Tetap Lanjut
- Jadwal KRL Palur-Jogja 7 April 2026 Lengkap dari Pagi hingga Malam
Advertisement
Advertisement




