Advertisement

Kemenkes Akan Sediakan Vaksin Covid-19 Gratis bagi Balita

Szalma Fatimarahma
Jum'at, 06 Januari 2023 - 06:27 WIB
Budi Cahyana
Kemenkes Akan Sediakan Vaksin Covid-19 Gratis bagi Balita Ilustrasi petugas menyuntikkan vaksin Covid-19 ke lengan pasien - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan pemerintah akan menyediakan layanan vaksinasi Covid-19 gratis bagi anak usia balita.

Menkes mengklaim bahwa Kemenkes memiliki anggaran yang cukup untuk pelaksanaan program secara gratis itu.  

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

"Kita ada anggarannya untuk bisa melakukan vaksinasi anak secara gratis, segera kita proses untuk vaksinasi anak secara gratis," tutur Budi dalam konferensi pers, Kamis (5/1/2023). 

Kendati demikian, pemberian vaksin Covid-19 kepada balita nampaknya masih belum akan dilakukan dalam waktu dekat. Pasalnya, Kemenkes harus terlebih dahulu memperoleh izin serta arahan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Kelompok Penasihat Strategis Ahli Imunisasi (SAGE). 

Selain itu, ujar Budi, pemberian vaksin Covid-19 bagi balita juga baru dapat dilakukan setelah Kemenkes menerima rekomendasi dari Komite Penasehat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). 

"Memang kita memberikan [vaksin] kepada anak-anak ini kan sudah ada ahlinya, ITAGI dan BPOM, jadi selama ITAGI dan BPOM belum memberikan opini bahwa ini perlu diberikan, kita tidak berani memberikan," ujar Budi. 

Adapun vaksin Pfizer diperkirakan menjadi jenis vaksin Covid-19 yang akan digunakan pertama kali digunakan setelah nantinya pemerintah memperoleh rekomendasi terkait kebutuhan pemberian vaksin bagi balita. Namun, tak menutup kemungkinan jika Kemenkes nantinya juga akan menggunakan berbagai jenis vaksin lainnya untuk keperluan program vaksinasi Covid-19 bagi balita. 

Sebelumnya, BPOM resmi menerbitkan EUA vaksin Comirnaty Children produksi Pfizer-Biontech untuk vaksinasi primer bagi anak usia 6 bulan-4 tahun dan 5-11 tahun.    

Kepala BPOM Penny K. Lukito menjelaskan, sama halnya dengan vaksin Comirnaty untuk remaja dan dewasa, vaksin Comirnaty Children juga merupakan jenis vaksin yang dikembangkan dengan platform mRNA. Namun, keduanya memiliki formulasi dan efektivitas vaksin yang berbeda.  

"Vaksin Comirnaty Children memiliki formulasi dan kekuatan yang berbeda dengan Comirnaty untuk remaja dan dewasa, sehingga vaksin comirnaty children tidak dapat digunakan pada individu berusia 12 tahun ke atas," ujar Penny dalam keterangan tertulis, Selasa (27/12/2022). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Puluhan Juta Dianggarkan Kelurahan Gedongkiwo untuk Tangani Sampah

Jogja
| Selasa, 31 Januari 2023, 23:37 WIB

Advertisement

alt

Ini Nih... Wisata di Solo yang Instagramable, Ada yang di Dalam Pasar!

Wisata
| Selasa, 31 Januari 2023, 23:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement