Advertisement
Dua Korban Kapal Tenggelam di Selat Makassar Masih Dicari
KN SAR Baladewa dan kapal nelayan sedang melakukan pencarian dua korban kapal tenggelam KLM Nur Ainun Balqis di Selat Makassar di wilayah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Selasa (17/2/2026). ANTARA - HO/Kansar Palu
Advertisement
Harianjogja.com, PALU—Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap dua korban kapal tenggelam Selat Makassar di wilayah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Kedua korban merupakan penumpang KLM Nur Ainun Balqis yang dilaporkan tenggelam saat berlayar dari Kalimantan Utara menuju Sulawesi Selatan.
Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga SAR Kantor SAR Palu, Rusmadi, mengatakan dua korban yang hingga kini belum ditemukan masing-masing bernama Gus wan (47) dan Adam (20).
Advertisement
“Dua penumpang sekaligus korban kapal tenggelam itu atas nama Gus wan dan Adam,” ujar Rusmadi di Palu, Selasa (17/2/2026).
Ia menjelaskan, pada hari kedua operasi pencarian, tim rescue menyisir perairan dengan radius sekitar 309 mil laut di sektor utara dermaga KN SAR Baladewa yang berada di Kota Palu. Operasi melibatkan berbagai unsur SAR dan dimulai sejak pukul 07.00 Wita hingga sore hari.
BACA JUGA
Tim gabungan terdiri atas personel Kantor SAR Palu, awak KN SAR Baladewa, unsur TNI Angkatan Laut, Polairud, serta potensi SAR lainnya. Namun hingga Selasa sore, kedua korban belum berhasil ditemukan.
“Kami melanjutkan operasi SAR hari ketiga pada Rabu (18/2),” kata Rusmadi.
Berdasarkan laporan, KLM Nur Ainun Balqis bertolak dari Pelabuhan Nunukan menuju Pelabuhan Orange Barru pada Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 02.00 Wita. Di tengah pelayaran, kapal dihantam ombak besar di perairan Selat Makassar hingga mengalami oleng dan akhirnya tenggelam.
Dalam insiden tersebut, seluruh penumpang dan awak kapal berupaya menyelamatkan diri dengan melompat ke laut. Tiga orang dilaporkan selamat, yakni Saharudin (47), Muh Alwi (32), dan Mukain (47). Ketiganya ditemukan oleh nelayan Donggala dalam kondisi terombang-ambing di laut.
“Dua orang lainnya hingga kini masih dalam pencarian,” tutur Rusmadi.
Ia menambahkan, pada hari ketiga operasi SAR, pihaknya akan mengoptimalkan pencarian dengan mengerahkan KN SAR Baladewa serta mempertimbangkan perluasan area pencarian sesuai dengan kondisi cuaca dan arus laut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kemenag DIY Gelar Pengamatan Hilal di Bantul, Ini Hasilnya
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Layanan Tukar Uang untuk Lebaran Dibuka, BI DIY Siapkan Rp4,99 Triliun
- Hujan Deras, Jalan Antar-Kecamatan di Ngawi Ambrol 25 Meter
- Militer AS Angkut Reaktor Nuklir Mini Lewat Udara
- Padusan di Parangtritis, Waspadai Rip Current dan Gelombang Tinggi
- 1.545 Marbot di Sleman Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
- Jadwal Sekolah di Bantul Disesuaikan Selama Ramadan 2026
- Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Advertisement






