Advertisement

Taliban Larang Perempuan Afghanistan Ngegym

Erta Darwati
Senin, 14 November 2022 - 09:07 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Taliban Larang Perempuan Afghanistan Ngegym Kota Kabul di Afghanistan. - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Taliban melarang perempuan Afghanistan pergi ke pusat kebugaran (gym) dan pemandian umum, pada Minggu (13/11/2022).

Adapun kelompok Taliban sebelumnya juga telah melarang perempuan Afghanistan untuk pergi ke taman-taman hiburan seperti pasar malam.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Sejak kehadiran Taliban di Afghanistan, aturan terkait perempuan tampak semakin banyak, meski kelompok itu telah menjanjikan prioritas bagi perempuan di negaranya.

Sebagian besar pegawai pemerintah perempuan telah kehilangan pekerjaan mereka, dan telah tinggal di rumah.

Baca juga: Jokowi: Saya Yakin Elon Musk Buka Pabrik Kendaraan Listrik di Indonesia

Sementara itu, perempuan juga dilarang bepergian tanpa kerabat laki-laki, dan harus menutupi diri dengan burqa atau jilbab saat keluar rumah.

Melansir dari Channel News Asia, sekolah untuk para gadis remaja juga telah ditutup di sebagian besar negara itu sejak kembalinya Taliban pada Agustus 2021.

Juru bicara (jubir) Kementerian Pencegahan Kejahatan dan Promosi Kebajikan Afghanistan Mohammad Akif Sadeq Mohajir menegaskan bahwa gym ditutup untuk perempuan karena adanya laki-laki di dalamnya.

Advertisement

"Gym ditutup untuk wanita karena pelatih mereka laki-laki dan beberapa di antaranya adalah gym gabungan," kata Sadeq Mohajir.

Selain itu, dia juga mengatakan bahwa pemandian umum tradisional yang selalu dipisahkan berdasarkan jenis kelamin sekarang juga terlarang bagi perempuan Afghanistan.

“Saat ini setiap rumah memiliki kamar mandi di dalamnya, jadi tidak akan menjadi masalah bagi perempuan,” lanjutnya.

Advertisement

Beredar sebuah video di media sosial, menunjukkan sekelompok wanita membelakangi kamera dan meratapi larangan gym.

"Ini gym khusus wanita, semua guru dan pelatihnya wanita, kamu tidak bisa begitu saja melarang kami dari segalanya. Apakah kami tidak berhak atas apa pun?," kata para perempuan di video itu dengan emosi.

Menghentikan Penentangan

Aktivis mengatakan peningkatan pembatasan terhadap perempuan di Afghanistan sebagai upaya untuk menghentikan penentangan terhadap aturan Taliban.

Advertisement

Kelompok kecil perempuan sering menggelar protes di Kabul dan kota-kota besar lainnya di Afghanistan, mengungkapkan kemarahan ke pejabat Taliban yang telah membatasi mereka.

Pada awal bulan ini, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyuarakan keprihatinan atas pembatasan perempuan oleh Taliban di negara itu.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Sleman Inklusi Siap Wujudkan Disabilitas Unggul

Sleman
| Kamis, 08 Desember 2022, 00:27 WIB

Advertisement

alt

Jalan Layang Paling Membingungkan di Dunia, Perlu 10 Menit Keluar Kalau Salah Jalur

Wisata
| Rabu, 07 Desember 2022, 23:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement