Bea Keluar Emas Nyaris Nol, Purbaya Ungkap Modus Eksportir
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, meninjau langsung progres pembangunan proyek sirkuit Formula E Jakarta di Ancol pada Senin, 25 April 2022 - Youtube Setpres
Harianjogja.com, JAKARTA – Partai Demokrat mengaku tidak ada salahnya jika Anies Baswedan melanjutkan pembangunan yang dilakukan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini.
Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani mengatakan pihaknya menghormati pandangan Surya Paloh. Bahkan dia setuju dengan pernyataan tersebut.
“Apa yang disampaikan Pak Surya Paloh sudah tepat dan memang seperti itulah sejatinya inti sari dari semangat perubahan dan perbaikan,” ujar Kamhar lewat pesan singkat, Sabtu (12/11/2022).
Dia menjelaskan, semangat perubahan dan perbaikan yang belakangan digadang-gadang Demokrat memang berarti melanjutkan kebijakan dan program yang sudah bagus dan memperbaiki program yang belum tepat.
Baca juga: Surya Paloh Masih Tunggu Dukungan Jokowi untuk Anies di Pilpres 2024
Kamhar menekankan, perubahan dan perbaikan jangan ditafsirkan secara naif. Dia menegaskan, jika capres usungan Demokrat nantinya mendapat mandat meneruskan kepemimpinan Jokowi maka dia tak akan mengubah berbagai program tanpa evaluasi.
“Ini sama halnya dengan pandangan seolah-olah segala yang ada saat ini hasil kerja dari rezim ini saja dan mengesampingkan hasil dan keberlanjutan dari rezim-rezim terdahulu. Itu keliru, tafsirnya tak seperti itu,” jelasnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyatakan salah satu alasannya memilih Anies sebagai calon presiden (capres) adalah untuk melanjutkan pembangunan pemerintah Presiden Jokowi.
"NasDem memberikan keyakinan menempatkan capres Anies Baswedan adalah dalam rangka melanjutkan upaya-upaya pembangunan yang sedang berjalan, keberhasilan yang telah dicapai," jelas Surya kepada awak media di Jakarta Convention Center, Jumat (11/11/2022).
Adapun Demokrat merupakan partai politik yang berada di luar koalisi pemerintahan Jokowi. Mereka kerap kali mengkritisi program dan kebijakan pemerintah saat ini.
Saat NasDem mendeklarasikan Anies sebagai capres, Demokrat secara terang-terangan menyatakan dukungannya. Begitu juga PKS. Ketiga parpol calon koalisi tersebut belakangan menamai diri Koalisi Perubahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.