Advertisement

Satu Keluarga dengan Kematian Misterius di Kalideres Akan Dikremasi

ST-22
Minggu, 13 November 2022 - 05:37 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Satu Keluarga dengan Kematian Misterius di Kalideres Akan Dikremasi Ilustrasi mayat - Ist/Okezone

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA-Dua kerabat korban yang tewas di Kalideres, Jakarta Barat mendatangi Polsek Kalideres pada Sabtu (12/11/2022) untuk meminta surat pengambilan jenazah guna menjalani proses kremasi. Kremasi akan dilakukan di Cilincing, Jakarta Utara Minggu (13/11/2022) besok.

Kerabat korban bernama Handoyo Yang menyampaikan,"Rencananya kami akan mengambil jenazah dari RS Polri Kramat Jati, besok [hari ini]. Lalu akan dikremasi di Cilincing," ujarnya.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Ris Astuti datang bersama suaminya, Handoyo dengan tujuan awal untuk melengkapi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sekaligus mengurus surat pengambilan jenazah. "Saat ini kami melengkapi BAP sekalian jika dimungkinkan kami mau minta surat pengambilan jenazah," kata Handoyo.

Ris sendiri adalah kakak dari korban bernama Renny Margaretha, 68, mengaku keluarga korban telah menjauhkan diri dari sanak saudara sejak lama. “Kami sudah lama tidak saling kontak. Terakhir kali berkomunikasi mungkin lima tahun lalu,” ujarnya.

Baca juga: Jalan Perwakilan Jadi Pintu Masuk JPG Malioboro, PKL Harus Pindah

Komunikasi terakhir itu pun sekadar mengucapkan selamat ulang tahun yang menjadi sebuah kebiasaan sejak lama namun tidak topik percakapan lanjutan lainnya. Sedangkan pertemuan secara langsung terakhir pada 20 tahun lalu saat Ris dan Handoyo masih tinggal di Jakarta Pusat.

Laporan dari Asiung, ketua RT Perumahan Citra Garden, Kalideres menyatakan setelah ke Polsek Kalideres, pihak keluarga akan menuju ke lokasi kejadian. Akan tetapi tidak diketahui tujuan pihak keluarga korban tewas mendatangi lokasi kejadian.

Ketiga korban lainnya adalah bapak berinisial RG, 71, Anak perempuan berinisial DF, 42, dan BG, 69, adik ipar dari RG. Berdasarkan hasil otopsi di RS Polri Kramat Jati Korban diduga tewas karena kelaparan, menilai dari kondisi lambung para korban tidak ada makanan maupun minuman dan tidak ada tanda kekerasan pada sekujur tubuh para korban.

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Perindo DIY Lolos Verifikasi Faktual sebagai Peserta Pemilu 2024

Jogja
| Kamis, 01 Desember 2022, 23:07 WIB

Advertisement

alt

Punya 100 Gerbong, Kereta Api Ini Mampu Meliuk di Pegunungan Alpen

Wisata
| Kamis, 01 Desember 2022, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement