Advertisement

Partai Komunis China Amandemen Konstitusi, Tolak Kemerdekaan Taiwan!

Aprianto Cahyo Nugroho
Minggu, 23 Oktober 2022 - 02:27 WIB
Bhekti Suryani
Partai Komunis China Amandemen Konstitusi, Tolak Kemerdekaan Taiwan! Ilustrasi bendera China dan Taiwan. - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA – Partai Komunis China melakukan amandemen konstitusi partai dalam Kongres Partai yang berakhir hari ini, Sabtu (22/10/2022). Dalam amandemen ini, untuk pertama kalinya China terang-terangan menentang kemerdekaan Taiwan.

Berdasarkan salinan amandemen konstitusi partai yang dikutip Xinhua, China dengan tegas menentang dan menghalangi upaya kemerdekaan Taiwan. Partai Komunis China juga akan memasukkan hal ini ke dalam Undang-Undang.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

“Amandemen ini menegaskan kembali komitmen Partai untuk membangun militer yang kuat dengan karakteristik China, membuat kemajuan yang berkelanjutan dengan kebijakan Satu Negara, Dua Sistem, memajukan reunifikasi,” demikian petikan amandemen konstitusi tersebut.

Dilansir dari Straits Times, amandemen dini juga menyatakan bahwa partai akan bekerja terus menerus untuk memperkuat persatuan semua warga China, termasuk rekan senegaranya di Taiwan sebagai bagian dari upaya untuk mencapai penyatuan kembali atau reunifikasi.

China memandang Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri sebagai bagian dari wilayahnya sendiri dan berjanji suatu hari akan mengambilnya dengan paksa jika perlu.

Ketegangan Taiwan dan China meningkat ketika Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi mengunjungi pulau tersebut pada Agustus lalu. Tindakan ini mendorong ChIna untuk meluncurkan latihan militer besar-besaran.

Dalam pembukaan kongres PKC, Xi menegaskan kembali bahwa China tidak akan pernah meninggalkan opsi untuk menggunakan kekuatan guna mencapai reunifikasi dengan Taiwan.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken juga sempat menanggapi sikap China yang berupaya mempercepat proses unifikasi Taiwan dan tak segan menggunakan cara paksa, termasuk mengerahkan militer.

Advertisement

“Ada perubahan pendekatan dari Beijing ke Taiwan dalam beberapa tahun terakhir,” kata Blinken seperti dikutip Bloomberg, Rabu (19/10/2022).

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Prakiraan Cuaca DIY Hari Ini: Kecuali Bantul, Siang Ini Semua Wilayah Hujan

Jogja
| Senin, 05 Desember 2022, 10:07 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement