Advertisement
Benarkah Pertalite Sekarang Lebih Boros? Pertamina Jelaskan Penyebabnya
Pengendara mengisi bahan bakar di SPBU, di Jakarta, Senin (9/4/2018). - JIBI/Dwi Prasetya
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — PT Pertamina Patra Niaga merespons kritik masyarakat tentang kualitas BBM Pertalite yang dinilai lebih buruk dari sebelumnya.
Seperti diketahui, belakangan ini viral keluhan masyarakat yang menyebut kualitas BBM Pertalite mengalami penurunan. Pengguna Facebook dengan nama Alif Muhammad Firdaus mengungkapkan pengalamannya dalam pengisian Pertalite.
Advertisement
Menurutnya, mobil Suzuki Ertiga GX keluaran 2014 yang diisi BBM Pertalite dengan kapasitas 45 Liter biasanya tahan hingga seminggu. Akan tetapi, belakangan ini setelah diperhatikan, mobil yang sama dan diisi Pertalite yang sama hanya tahan empat hari saja.
Menaggapi keluhan tersebut, Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting menegaskan tidak ada penurunan kualitas Pertalite.
BACA JUGA: Kejar Bjorka, Polri Akan Gandeng Pihak Asing
Dia pun menegaskan jika standar dan mutu BBM Pertalite yang dipasarkan melalui lembaga penyalur resmi di Indonesia sesuai dengan Keputusan Dirjen Migas No.0486.K/10/DJM.S/2017 tentang Standar dan Mutu (Spesifikasi) BBM Jenis Bensin 90 tang Dipasarkan di Dalam Negeri.
Irto Ginting mengatakan bahwa penguapan dapat berubah lebih cepat jika temperatur penyimpanan meningkat. Adapun atasan maksimum untuk penguapan (destilasi) Pertalite adalah 10%, dibatasi maksimal 74 derajat Celcius.
"Secara umum produk Pertalite ada di suhu 50 derajat Celcius. Artinya, pada saat temperatur 50 derajat Celcius, Pertalite sudah bisa menguap hingga 10 persen. Semakin tinggi temperatur, maka akan semakin tinggi tingkat penguapannya," jelasnya.
Hal inilah yang membuat Pertalite seperti mudah habis. Untuk mengatasi hal tersebut, dia menyarankan agar masyarakat memarkirkan kendaraannya di tempat yang lebih teduh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
- Prabowo Perintahkan Polri Usut Tuntas Penyiraman Andrie Yunus
Advertisement
DPC PPP Bantul Santuni Anak Yatim dan Perkuat Konsolidasi Organisasi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Teguhkan Dakwah Aisyiyah Menjaga Kesalehan Ekologis
- AS: Cabang Ikhwanul Muslimin di 3 Negara Ini Jadi Organisasi Teroris
- Bukan AI, Warna Cosmic Orange Dongkrak Penjualan iPhone 17 di China
- Taylor Swift Jadi Musisi Terkaya Dunia, Kekayaannya Tembus Rp31,4 T
- Libur Nyepi-Lebaran 2026, Pemerintah Terapkan Skema WFA
- Antonelli Pecahkan Rekor, Raih Pole Position Termuda F1 di China
- Borneo FC vs Persib Bandung, Duel Penentu Puncak Klasemen
Advertisement
Advertisement








