Hakim Bebaskan Penjaga Palang Kasus KA Batara Kresna
PN Sukoharjo memvonis bebas Surya Hendra Kusuma dalam kasus kecelakaan maut KA Batara Kresna karena tidak terbukti lalai.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SOLO — Uang Rp100 juta milik penjaga SDN Lojiwetan, Kedunglumbu, Pasar Kliwon, Solo, Samin, yang sebagian rusak dimakan rayap merupakan hasil jerih payah menabung selama 2,5 tahun.
Samin yang berusia 53 tahun bekerja sebagai penjaga sekolah dan kerap menerima upah dari membuatkan minuman untuk guru. Ia juga kerap diberi uang saat diminta tolong memfotokopi dokumen.
Setiap mendapat upah itu ia masukkan ke dalam celengan di rumahnya. Sehari ia bisa menabung antara Rp100.000-Rp200.000. Total ada dua celengan terbuat dari plastik yang berisi uang milik Samin.
Celengan itu diletakkan di almari dekat tumpukan buku. Anehnya, buku-buku di sekitar celengan uang milik penjaga sekolag di Solo itu tidak dimakan rayap. Rayap justru masuk ke dalam wadah tabungan dan memakan uang-uang kertas di dalamnya.
Beruntung hanya satu celengan yang dimasuki rayap, sementara satu celengan lainnya aman dan uang di dalamnya masih utuh. Total uang yang rusak dimakan rayap sekitar Rp50 juta.
Sisanya bisa diselamatkan. Seperti diinformasikan sebelumnya, peristiwa uang dimakan rayap itu diketahui pada Selasa (13/9/2022) pagi dan beredar melalui grup-grup Whatsapp.
Akun Instagram @kabarsolo juga mengunggah informasi disertai foto uang yang sudah rusak dimakan rayap itu. Uang itu ditaruh di dalam dua kardus. Dari warnanya terlihat ada uang pecahan Rp100.000 dan Rp50.000.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PMI asal Sleman, Ponirah, dipulangkan dari Malaysia akibat stroke. Berikut kronologi perjalanan hingga tiba di rumah.
Gerbang Tol Trihanggo di Sleman dirancang bernuansa Ratu Boko, diproyeksikan jadi ikon baru tol Jogja-Solo.
Prediksi Mesir vs Argentina di 16 besar Piala Dunia 2026, duel Messi vs Salah, lengkap susunan pemain dan skor akhir.
compute cluster Indonesia, AI Indonesia 2026, Nezar Patria, ekonomi digital Indonesia, infrastruktur AI, talenta digital Indonesia, Visi Indonesia Digital 2045,
Gelombang panas Spanyol sebabkan 150 kematian dalam beberapa hari, karhutla meluas hingga 56.000 hektare.