Advertisement

Ferdy Sambo Belum Diekspose ke Publik, Ini Dalih Kapolri

Surya Dua Artha Simanjuntak
Rabu, 24 Agustus 2022 - 23:27 WIB
Bhekti Suryani
Ferdy Sambo Belum Diekspose ke Publik, Ini Dalih Kapolri Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/8/2022). Rapat tersebut membahas terkait kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua di rumah dinas mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar - rwa.\\r\\n

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan Ferdy Sambo sengaja belum diekspos ke publik usai ditetapkan sebagai tersangka.

Listyo menyebut bahwa hal itu termasuk strategi penyidikan.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

"Jadi itu merupakan strategi penyidikan yang dilakukan timsus [tim khusus]," ujar Listyo kepada awak media di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (24/8/2022).

Kapolri mengatakan pihak akan mengekspos Ferdy Sambo pada waktu yang tepat. Meski begitu, dia menegaskan saat ini proses penyidikan masih berlangsung.

BACA JUGA: Penganiayaan di Sekitar Asrama Papua Makan Korban Jiwa, Sultan Angkat Bicara

"Pada saatnya nanti akan dimunculkan karena proses sedang berlangsung, karena semua jafi strategi penyidikan," jelas Listyo.

Sebelumnya, Listyo telah menetapkan Ferdy Sambo sebagai tersangka baru dalam kasus pembunuhan Brigadir J di rumah dinasnya, di bilangan Duren Tiga, Jakarta Selatan. Selain itu, ada tiga orang tersangka lainnya juga telah ditetapkan jadi tersangka.

"Tiga orang tersangka, RE, RR dan KM. Tadi pagi dilaksanakan gelar perkara dan timsus telah menetapkan FS [Ferdy Sambo] sebagai tersangka," ujar Listyo di Mabes Polri, Selasa (9/8/2022).

Advertisement

Lalu untuk pasal, Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto memaparkan bahwa para tersangka dikenakan pasal 340 KUHP subsider 338 KUHP Jo pasal 55 dan 56 KHUP.

"Hukuman maksimal hukuman mati," ujar Kabareskrim.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Jelang Natal, Harga Kebutuhan Pokok di Gunungkidul Mulai Naik

Gunungkidul
| Jum'at, 09 Desember 2022, 09:07 WIB

Advertisement

alt

Ikut Genjot Kualitas SDM Desa Wisata, Ini yang Dilakukan oleh BCA

Wisata
| Kamis, 08 Desember 2022, 23:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement