AI Google Keliru, Kamera Flock Disebut Simpan Emas Rp12,5 Juta
AI Overviews Google keliru menyebut kamera Flock Safety mengandung emas hingga Rp12,5 juta. Studi juga menemukan banyak jawaban AI tak akurat.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. -Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tidak memberikan izin penyelenggaraan pesta kembang api pada malam pergantian Tahun Baru 2026 sebagai bentuk empati terhadap korban bencana di Sumatera dan upaya menjaga ketertiban selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) tidak mengizinkan pesta kembang api untuk merayakan Tahun Baru 2026 pada Rabu (31/12/2025) malam.
“Yang jelas dari Mabes, kami tidak memberikan izin untuk perayaan kembang api yang biasa dilaksanakan pada tutup tahun,” kata Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo saat ditemui di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (23/12/2025).
Kapolri menyampaikan, pengaturan teknis razia dan pemberian sanksi terhadap perayaan kembang api Tahun Baru diserahkan kepada kepolisian daerah (Polda) di masing-masing wilayah.
Ia mengimbau masyarakat mengisi perayaan Tahun Baru dengan kegiatan yang lebih bermanfaat, salah satunya mendoakan masyarakat terdampak bencana di Sumatera.
“Kami tidak memberikan rekomendasi penggunaan kembang api pada akhir tahun karena situasi saat ini membuat kita semua merasakan suasana kebatinan yang sama, serta mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatera,” tuturnya.
Lebih lanjut, Kapolri mengatakan Polri menurunkan 234.000 personel yang akan bertugas di pos pelayanan, pos pengamanan, dan pos terpadu selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Untuk pos terpadu, kata dia, akan melibatkan institusi lintas sektor, seperti Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI), guna memastikan pelayanan dan pengamanan berjalan terintegrasi.
“Sehingga seluruh kegiatan dapat dilaksanakan secara sinergis dalam menghadapi berbagai potensi permasalahan selama masa Nataru,” ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyatakan bahwa perayaan pergantian Tahun 2025 ke 2026 di Jakarta akan berlangsung sederhana tanpa kembang api.
“Pak Gubernur mengatakan Tahun Baru ini tidak ada kembang api supaya tidak ada kesan bermewah-mewah,” katanya.
Sementara itu, manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk juga meniadakan pertunjukan kembang api pada malam pergantian tahun sebagai bentuk duka cita mendalam atas bencana di Sumatera.
Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Daniel Windriatmoko, mengatakan keputusan tersebut diambil dengan penuh pertimbangan agar momen pergantian tahun dapat dijalani secara lebih bermakna, selaras dengan nilai solidaritas dan kebersamaan sebagai satu bangsa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
AI Overviews Google keliru menyebut kamera Flock Safety mengandung emas hingga Rp12,5 juta. Studi juga menemukan banyak jawaban AI tak akurat.
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.