Advertisement

Tumpahan Minyak di Perairan Cilacap, Pertamina Bilang Begini

Khadijah Shahnaz
Selasa, 28 Juni 2022 - 20:17 WIB
Arief Junianto
Tumpahan Minyak di Perairan Cilacap, Pertamina Bilang Begini Ilustrasi tumpahan minyak. - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA – PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Unit Cilacap menyatakan saat ini sedang melakukan  pembersihan tumpahan minyak yang mengotori area perairan Cilacap.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI Kilang Cilacap Cecep Supriyatna mengatakan tim internal langsung turun untuk melakukan penanggulangan kejadian di sekitar Dermaga Wijayapura dan Area 70. 

Dia juga mengatakan pasca ceceran minyak Senin sore (27/6/2022), perseroan telah sigap melaksanakan prosedur penanggulangan melalui beberapa tahapan.

“Tim telah melakukan penanganan dan pembersihan di area tersebut,” ujarnya, Selasa (28/6/2022).

Cecep juga mengatakan hingga saat ini ceceran minyak sudah bisa dikendalikan. Dia juga terus mengarahkan timnya untuk memastikan kondisi perairan kembali bersih. Ia juga menjelaskan bahwa penyebab terjadinya ceceran minyak sampai saat ini masih dalam penelusuran.

“Karena peristiwa itu terjadi di area operasional kami, sehingga saat ini kami fokuskan dulu untuk segera melakukan pembersihan area perairan terdampak,” jelasnya.

Cecep menambahkan saat ini terus dilakukan upaya pembersihan sisa lapisan minyak yang tipis.

"Kami terus memonitor untuk memastikan perairan segera kembali bersih," kata dia.

Sebelumnya, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Cilacap Sarjono mengatakan tumpahan minyak tersebut pertama kali diketahui nelayan pada hari Senin, pukul 17.30 WIB, hingga akhirnya pada pukul 19.00 WIB mulai tercium bau menyengat.

"Tadi pagi ada angin dari timur ke barat, sehingga banyak (tumpahan minyak) yang mengumpul di Sungai Donan sekitar Dermaga Wijayapura atau Dermaga Batre ini," katanya.

Advertisement

Ia mengharapkan adanya respons dari pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tumpahan minyak tersebut.

"Mungkin dari Pertamina. Tetapi kalau saya lihat dari tadi pagi [Pertamina] mengadakan rapat dan kami berharap setelah selesai dapat segera menyelesaikan permasalahan ini terutama untuk nelayan yang ikut membantu membersihkan perairan dari tumpahan minyak ini," katanya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Streaming Starjoja FM
alt

Kegiatan Aktivis Dikonversi Jadi SKS, Mahasiswa UGM: Kontraproduktif

Sleman
| Rabu, 10 Agustus 2022, 05:47 WIB

Advertisement

alt

Dulu Dipenuhi Perdu Liar, Kini Pantai Goa Cemara Jadi Primadona Baru Wisata di Bantul

Wisata
| Senin, 08 Agustus 2022, 15:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement