Advertisement

Ini Gejala-Gejala Covid Omicron pada Orang yang Sudah Divaksin Lengkap

Intan Riskina Ichsan
Sabtu, 19 Februari 2022 - 11:47 WIB
Budi Cahyana
Ini Gejala-Gejala Covid Omicron pada Orang yang Sudah Divaksin Lengkap Batuk merupakan salah satu gejala Covid varian Omicron - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Subvarian Omicron, yang dikenal sebagai BA.2, dikhawatirkan dapat memperpanjang gelombang pandemi Covid.

Apalagi, Omicron telah terbukti bisa menghindari kekebalan yang diberikan dari vaksinasi.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Eurosurveillance mengidentifikasi 13 gejala Covid varian Omicron dalam kelompok "vaksinasi penuh".

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Varian ini menyebar dengan cepat di negara-negara termasuk Denmark, Filipina dan Afrika Selatan dalam beberapa minggu terakhir.

Sebuah studi laboratorium BA.2 menunjukkan bahwa angkanya yang cepat naik mungkin karena lebih mudah menular daripada kerabatnya.

Secara total, 13 gejala Omicron berikut dilaporkan pada orang yang divaksinasi lengkap seperti dilansir dari Express.

1. Batuk

2. Hidung meler / tersumbat

3. Kelelahan/letargi

Advertisement

4.  Sakit tenggorokan

5.  Sakit kepala

6.  Nyeri otot

Advertisement

7.  Demam

8.  Bersin

9.  Indra penciuman berkurang

10.  Nafsu makan berkurang

Advertisement

11.  Terengah-engah

12.  Indra perasa berkurang

13.  Sakit perut.

Advertisement

Hasil awal dari penyelidikan wabah ini menunjukkan bahwa VOC Omikron SARS-CoV-2 sangat menular di antara orang dewasa muda dan paruh baya yang divaksinasi penuh. Penyelidikan terus dilakukan untuk menentukan spektrum penuh penyakit dan durasinya, faktor risiko infeksi dan tingkat penularan sekunder.

Mendapatkan vaksinasi masih menawarkan pertahanan terbaik melawan Covid-19 karena memangkas risiko penyakit serius Dosis booster vaksin coronavirus membantu meningkatkan perlindungan yang Anda miliki dari dua dosis pertama vaksin Anda.

Ini membantu memberi Anda perlindungan jangka panjang agar tidak sakit parah akibat Covid-19. Setiap orang berusia 16 tahun ke atas yang mendapatkan dosis kedua vaksin Covid-19 setidaknya tiga bulan yang lalu bisa mendapatkan dosis booster.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Lakukan PKM, Tim UAD Dukung Program Indonesia Bebas Stunting

Gunungkidul
| Kamis, 29 September 2022, 10:27 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement