Advertisement

Pembayaran Uang Ganti Rugi Tol Jogja Solo Berhenti Sementara

Ponco Suseno
Senin, 07 Februari 2022 - 17:07 WIB
Budi Cahyana
Pembayaran Uang Ganti Rugi Tol Jogja Solo Berhenti Sementara Ilustrasi jalan tol. - Pixabay

Advertisement

Harianjogja.com, KLATEN—Pembayaran uang ganti rugi Tol Jogja Solo berhenti untuk sementara waktu. Uang ganti rugi proyek tol tersebut dibayarkan di beberapa desa di Kecamatan Ngawen, Klaten, tetapi mandek sejak pertengahan Januari 2022.

Kelanjutan pembayaran uang ganti Tol Jogja Solo di Kecamatan Ngawen masih menunggu aba-aba dari Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN). Ada sembilan desa di Kecamatan Ngawen yang akan dilewati Tol Jogja Solo, yakni Desa Senden, Desa Manjungan, Desa Pepe, Desa Ngawen, Desa Gatak, Desa Tempursari, Desa Kahuman, Desa Duwet, dan Desa Kwaren. Total anggaran yang disediakan tim pembebasan lahan Tol Jogja Solo di Kecamatan Ngawen kurang lebih senilai Rp650 miliar.

BACA JUGA: Diberi Waktu 2 Bulan, Warga Terdampak Tol Jogja Solo Bongkar Rumah Sendiri & Merasa Jadi Pengungsi

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Kali terakhir, uang ganti rugi diberikan kepada warga di Desa Senden, Kecamatan Ngawen, Rabu (12/1/2022). Setelah pembayaran itu, tim pembebasan lahan belum melanjutkan pembayaran uang ganti rugi di beberapa desa di Kecamatan Ngawen. Sebelum di Senden, tim telah mencairkan uang ganti rugi di sejumlah lahan, di antaranya di Manjungan, Kahuman, Pepe, Ngawen, dan Senden.

“Kelanjutan pembayaran UGR [uang ganti rugi] Tol Jogja Solo masih menunggu LMAN. Data sudah kami kirim ke sana. Begitu LMAN sudah memberikan informasi [pencairan uang ganti rugi], kami langsung melanjutkan pembayaran UGR. Kami memahami, yang diurusi LMAN itu kan seluruh daerah di Tanah Air. Jadi, bukan hanya Tol Jogja Solo. Semoga, dalam waktu dekat, pembayaran UGR sudah dapat dilanjutkan lagi,” kata Kepala Seksi (Kasi) Pengadaan Tanah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Klaten, Sulistiyono, kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia, Jumat (4/2/2022).

Meski masih menyisakan pembayaran di sejumlah desa di Kecamatan Ngawen, lanjut Sulistiyono, tim pembebasan lahan Tol Jogja tetap merampungkan volume pekerjaan lainnya, termasuk memverifikasi data di kecamatan lain di Klaten.

"Sembari menunggu informasi dari LMAN, kami sudah rampungkan verifikasi data [sebelum dilakukan musyawarah penetapan ganti rugi]. Kemarin itu ada empat desa, di antaranya Malangjiwan [Kebonarum]," katanya.

Hal senada dijelaskan salah seorang staf Pejabat Pembuat Komitmem (PPK) Jalan Tol Solo-Jogja, Christian Nugroho. Hingga sekarang, tim pembebasan lahan masih menunggu surat persetujuan pembayaran dari LMAN.

BACA JUGA: Harga Tanah di Sekitar Proyek Tol Jogja Naik Drastis, Kini Rp3 Juta per Meter

Advertisement

Di tengah tahap pembebasan lahan, tim pelaksana pembangunan jalan tol sudah mulai mengerjakan tugasnya. Konstruksi jalan tol sudah dibangun di Kecamatan Polanharjo, Kecamatan Delanggu, dan Kecamatan Ceper.

"Pembangunan fisik seksi I Tol Jogja Solo ditargetkan dapat diresmikan, 17 Agustus 2023 [seksi I Tol Jogja Solo menghubungkan Kartasura (Sukoharjo) ke Purwomartani (Sleman,)]," kata General Manager Lahan dan Utilitas PT JogjaSolo Marga Makmur (JMM), Muhammad Amin.

 

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Peringati Hari Pariwisata Dunia, Bantul Gelar Pertunjukan Seni di YIA

Bantul
| Selasa, 27 September 2022, 17:37 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement