Advertisement

Antibodi Menurun, Epidemiolog Khawatir Omicron Meledak pada Awal 2022

Newswire
Sabtu, 18 Desember 2021 - 11:47 WIB
Bhekti Suryani
Antibodi Menurun, Epidemiolog Khawatir Omicron Meledak pada Awal 2022 Ilustrasi hasil tes Covid-19 varian Omicron - The Guardian

Advertisement

Harianjogja.com, SOLO - Epidemiolog Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia Tri Yunis Miko Wahyono mengatakan varian Omicron dikhawatirkan menyebar luas di awal tahun 2022.

Penyebaran virus Covid-19 varian baru tersebut dikhawatirkan mengalami lonjakan, apabila antibodi masyarakat menurun.

Advertisement

Pasalnya dengan menurunnya imunitas masyarakat, maka tren persebaran virus corona varian Omicron akan terjadi lebih cepat.

"Nah saya takut pada bulan Januari 2022 dan Februari 2022 antibodi, imunitas kita sudah mulai menurun. Jadi saya takut Omicron itu akan meledak pada Januari atau Februari 2022," kata Tri Yunis dikutip dari Antara.

Di sisi lain, dirinya memproyeksikan penyebaran varian Omicron di Indonesia tidak akan mengalami percepatan penularan yang signifikan, dibandingkan dengan Delta.

Hal itu disebabkan karena antibodi masyarakat telah terbentuk dengan varian Delta sehingga sudah memiliki imunitas dan dapat memperlambat percepatan dan tingkat keparahan sakit saat terinfeksi varian Omicron untuk saat ini.

Meskipun ia tetap meminta masyarakat untuk waspada dengan memperketat protokol kesehatan dan menjauhi kerumunan.

Sebab, penularan Omicron memiliki tingkat penularan yang sangat cepat tidak memandang umur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 2 April 2026

Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 2 April 2026

Jogja
| Kamis, 02 April 2026, 06:07 WIB

Advertisement

Blunder! Iklan Bus Skotlandia Gunakan Pemandangan China

Blunder! Iklan Bus Skotlandia Gunakan Pemandangan China

Wisata
| Rabu, 01 April 2026, 09:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement