Advertisement
Penembakan di Austin Tewaskan 2 Orang, FBI Selidiki Teror
Ilustrasi. - freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Aksi penembakan brutal mengguncang kawasan hiburan malam Austin, Texas, Minggu (1/3/2026) dini hari. Dua orang tewas dan belasan lainnya luka-luka, sementara FBI menyelidiki dugaan terorisme.
Kepala Kepolisian Austin, Lisa Davis, mengungkapkan tersangka bernama Ndiaga Diagne (53). Ia diduga menembak dari dalam SUV miliknya sebelum keluar kendaraan sambil membawa senapan dan menyerang warga yang berada di sekitar lokasi.
Advertisement
Petugas kepolisian yang tiba di tempat kejadian segera melakukan tindakan. Seusai baku tembak singkat, tersangka berhasil dilumpuhkan di lokasi.
Insiden tersebut menewaskan dua orang dan menyebabkan belasan lainnya mengalami luka-luka. Para korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
BACA JUGA
Atribut Iran dan Dugaan Terorisme
Perhatian publik tertuju pada atribut yang dikenakan pelaku. Ia diketahui mengenakan kaus bergambar bendera Iran saat melakukan aksi penembakan.
Agen FBI, Alex Doran, menyatakan motif penyerangan masih dalam penyelidikan. Namun, indikasi awal mengarah pada dugaan tindakan terorisme.
"Saat ini, kita hanya bisa mengatakan bahwa ini adalah tindakan terorisme. Masih terlalu dini untuk menyimpulkan jenis terorisme apa itu," ujar Doran dikutip dari AP.
Penyelidikan lanjutan dilakukan untuk memastikan latar belakang dan kemungkinan keterkaitan pelaku dengan jaringan tertentu.
Dikaitkan dengan Ketegangan Timur Tengah
Peristiwa penembakan di Austin terjadi sehari seusai Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara besar-besaran yang dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Gubernur Texas, Greg Abbott, menegaskan pemerintah negara bagian akan bertindak tegas terhadap segala ancaman yang berupaya membawa konflik Timur Tengah ke wilayah Texas.
Seusai insiden tersebut, aparat keamanan memperketat penjagaan di sejumlah pusat keramaian Austin guna mengantisipasi potensi ancaman lanjutan.
Kasus penembakan brutal di Austin ini masih dalam penyelidikan intensif otoritas setempat dan FBI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Prabowo Perintahkan Polri Usut Tuntas Penyiraman Andrie Yunus
- Polisi Didesak Tangkap Dalang Teror Penyiram Air Keras Aktivis
- Tips Mudik Aman 2026, Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan
- Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Bappenas Ingatkan Risiko Serius
- Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Dinilai Ancam Demokrasi
Advertisement
Mudik Lebaran 2026: Penumpang Terminal Giwangan Jogja Naik 15 Persen
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Iran Ancam Balas Dendam Jika AS Berani Incar Mojtaba Khamenei
- Bulog Banyumas Guyur Bantuan Pangan untuk Warga di Banyumas Raya
- Info Mudik 2026, Puluhan Ribu Orang Mulai Tinggalkan Bali Menuju Jawa
- Konsumsi Multivitamin Harian Berpotensi Memperlambat Penuaan
- Pantauan Jalur Selatan Jateng Pemudik Mulai Padati Simpang Wangon
- Anggaran MBG Tembus Rp19 Triliun per Bulan, Ini Datanya
- AS Tarik 2.000 Marinir dari Jepang, Perkuat Serangan Lawan Iran
Advertisement
Advertisement






