Advertisement

Sejak Berdiri, KPK Tangkap 155 Kepala Daerah yang Terlibat Korupsi

Jaffry Prabu Prakoso
Rabu, 17 November 2021 - 11:17 WIB
Sunartono
Sejak Berdiri, KPK Tangkap 155 Kepala Daerah yang Terlibat Korupsi Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron. - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron mengatakan bahwa selama KPK berdiri, setidaknya ada 155 kepala daerah dari 514 kabupaten/kota yang terjerat kasus korupsi. Dari 155 kepala daerah, dia menyebut sudah 27 gubernur atau wakil gubernur yang bermasalah.

Ghufron mengungkapkan jumlah tersebut belum digabung dengan penangkapan pejabat dari pemerintah pusat, menteri, hakim, hingga kepala dinas. Dia mengatakan pejabat yang diringkus KPK seratus orang, tapi yang mau menggantikannya ribuan.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

BACA JUGA : KPK: Kepala Daerah Tak Perlu Takut Di-OTT Selama Tak Melanggar Hukum

Di sisi lain, Ghufron menjelaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting sebagai pencetak generasi bangsa yang memiliki andil dalam pemberantasan korupsi. Menurutnya, 86 persen koruptor adalah alumni perguruan tinggi dan rata-rata menduduki jabatan penting.

“Bahkan paling banyak bergelar master. Baru nomor dua sarjana. Karena sekarang untuk naik jabatan mensyaratkan pendidikan, kebanyakan master,” kata Ghufron pada sambutan Kuliah Umum Antikorupsi di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Surabaya secara daring dan luring, Selasa (16/11/2021).

Ghufron menuturkan bahwa tujuan sekolah adalah untuk meningkatkan intelegensi, pengetahuan, dan keterampilan. Akan tetapi hanya pengetahuan dan keahlian yang dievaluasi hasilnya, sedangkan komitmen dan hati tidak terukur.

BACA JUGA : Takut Ditangkap, Bupati Banyumas Minta KPK Jangan OTT tapi Beri Tahu Dulu kalau Korupsi

Menurutnya, kondisi tersebut membuat pendidikan tinggi di Indonesia orientasinya mengantarkan para generasi bangsa untuk mencari pekerjaan.

“Dan seakan-akan lembaga pendidikan tinggi orientasinya hanya uang,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Hujan Deras Sebabkan 15 Longsor di Gunungkidul

Gunungkidul
| Jum'at, 03 Februari 2023, 13:27 WIB

Advertisement

alt

5 Destinasi Dekat Stasiun Lempuyangan

Wisata
| Jum'at, 03 Februari 2023, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement