INKA Akan Investigasi Menyeluruh LRT yang Tabrakan

Petugas memeriksa gerbong kereta LRT yang mengalami kecelakaan di ruas Cibubur-TMII, Jakarta, Senin (25/10/2021). - Antara Foto/Asprilla Dwi Adha
01 November 2021 09:27 WIB Rahmi Yati News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - PT Industri Kereta Api (Inka) hingga saat ini masih melakukan kegiatan evakuasi rangkaian LRT Jabodebek yang rusak akibat kecelakaan pada Senin (25/10/2021) di kawasan Jakarta Timur.

General Manager Sekretaris Perusahaan di PT Inka (Persero) Puguh Dwi Tjahjono mengatakan pihaknya baru selesai menurunkan satu Car LRT Jabodebek. Pekerjaan akan dilanjutkan besok, Senin (1/11/2021) malam.

"Kemarin malam selesai menurunkan 1 Car. Senin malam lagi menurunkan 1 Car," ujarnya kepada Bisnis, Minggu (31/10/2021).

Dia menyebut kegiatan evakuasi di lapangan dilakukan pada pukul 22.00-04.00 WIB dengan pertimbangan agar tidak terlalu menggaggu lalu lintas jalan tol. Setelahnya, seluruh rangkaian yang rusak akan dibawa ke PT Inka Madiun.

Sementara itu Senior Manager PKBL, CSR & Relationship PT Inka Bambang Ramadhiarto mengatakan pihaknya mengevakuasi sebanyak tiga gerbong kereta LRT Jabodebek yang bertabrakan, yakni satu gerbong dari rangkaian kereta Nomor 29 dan dua gerbong dari rangkaian kereta Nomor 20.

"Trainset nomor 29 itu satu gerbong, yang rangkaian nomor 20 dua gerbong. Yang menabrak itu yang 29," kata Bambang.

Senada dengan Puguh, Bambang juga menegaskan bahwa ketiga gerbong kereta LRT yang rusak itu akan dibawa ke PT Inka yang berlokasi di Madiun, Jawa Timur untuk diperbaiki di sana.

"Penanganan pertama yang akan dilakukan adalah melakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui bagian mana saja yang rusak. Lalu kita akan lakukan perbaikan sesuai kerusakan atau mengganti komponen baru. Setelah diperbaiki akan dilakukan pengujian ulang sesuai prosedur yang ada," imbuhnya.

Sebagai informasi, proses evakuasi ini dilakukan PT Inka dengan berkoordinasi bersama Jasa Marga selaku pengelola Jalan Tol Jagorawi dan Pihak Kepolisian untuk melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi evakuasi.

Pekerjaan evakuasi gerbong LRT ini telah telah dimulai secara bertahap sejak Jumat (29/10/2021), pukul 22.00 WIB dan direncanakan berlangsung hingga 3 November 2021.

Kendati ada proses evakuasi, dipastikan tidak ada penutupan seputaran Jalan Tol Jagorawi kedua arah. Pekerjaan akan dilakukan secara bertahap, mulai dari persiapan, setting installing counter weight, rigging, lifting sampai dengan fitting dan lasting.

Selama pekerjaan berlangsung yaitu sejak pukul 22.00-04.00 WIB pada tanggal yang telah ditentukan, Jasa Marga akan melakukan buka tutup lajur secara situasional pada bahu luar, lajur 1 dan 2 mulai Km 13+150 sampai Km 12+500 Ruas Tol Jagorawi arah Jakarta.

Sumber : Bisnis.com