Dua Peserta Latsarmil SPPI Meninggal, DPR Minta Evaluasi
DPR minta evaluasi latsarmil usai dua peserta SPPI meninggal, soroti pentingnya cek kesehatan dan keselamatan pelatihan.
Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Tragedi kecelakaan kereta cepat mengguncang Provinsi Cordoba, Spanyol, setelah dua rangkaian kereta keluar jalur dan menyebabkan sedikitnya 21 orang meninggal dunia. Insiden fatal tersebut juga mengakibatkan ratusan penumpang mengalami luka-luka, termasuk 25 orang yang dilaporkan dalam kondisi serius.
Jumlah korban tewas tersebut bertambah signifikan dibandingkan laporan awal yang sebelumnya menyebutkan 10 orang meninggal dunia. Informasi terbaru ini disampaikan oleh media penyiaran nasional Spanyol, RTVE, pada Minggu.
RTVE melaporkan kecelakaan terjadi pada Minggu sekitar pukul 19.40 waktu setempat atau Senin pukul 01.40 WIB. Insiden bermula saat sebuah rangkaian kereta cepat yang melayani rute Malaga–Madrid keluar dari jalur rel dan melintang hingga menutup lintasan kereta di jalur sebelahnya.
Kereta pertama tersebut diketahui membawa total 317 penumpang. Kondisi darurat semakin memburuk ketika sebuah kereta cepat lain yang melaju dari Madrid menuju Huelva, yang berada di jalur berlawanan, tidak dapat menghindari hambatan dan turut keluar dari rel.
Benturan dan keluar jalurnya dua rangkaian kereta cepat tersebut memicu kepanikan di dalam gerbong serta menyebabkan banyak penumpang mengalami cedera dengan tingkat keparahan yang bervariasi.
Hingga Minggu malam waktu setempat, tim tanggap darurat masih terus melakukan operasi penyelamatan dan evakuasi di lokasi kejadian. Otoritas setempat menyatakan jumlah korban masih berpotensi berubah seiring proses pendataan dan penanganan medis yang terus berlangsung.
Sebagai dampak dari kecelakaan besar ini, seluruh layanan kereta cepat yang menghubungkan Madrid dan kawasan Andalusia sementara waktu dihentikan guna mendukung proses evakuasi serta investigasi penyebab kecelakaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DPR minta evaluasi latsarmil usai dua peserta SPPI meninggal, soroti pentingnya cek kesehatan dan keselamatan pelatihan.
Pendaki gunung perlu waspada hipotermia. Pakar UMY mengingatkan bahaya baju katun dan membagikan cara menjaga suhu tubuh saat mendaki.
Daya saing Indonesia turun ke peringkat 48 dunia pada 2026. Infrastruktur dan efisiensi bisnis menjadi faktor utama yang menekan posisi RI.
Dugaan uang Rp20 juta ke oknum BEM UBK memicu kecaman alumni. IKA UBK mendesak sanksi tegas dan klarifikasi terbuka kepada publik.
Pemulihan aset Kejagung tembus Rp19,6 triliun pada 2025. BPA terus memburu aset koruptor dan mengelola ribuan aset rampasan negara.
Kemenkeu mulai mengembalikan dana SAL Rp300 triliun yang ditempatkan di Himbara ke Bank Indonesia secara bertahap guna menjaga stabilitas keuangan.