PDIP Sebut Sukarelawan Pengusung Ganjar Capres 2024 Bukan Kader Partai

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat memberikan paparan dalam acara pelepasan tim Jelajah Investasi Jabar Jateng 2021, Selasa (31/8/2021). - Istimewa
14 Oktober 2021 17:07 WIB Jaffry Prabu Prakoso News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menegaskan sukarelawan yang mendukung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden 2024 bernama Seknas Ganjar Indonesia (SGI) bukanlah kader PDIP.

Seknas Ganjar Indonesia (SGI) sebelumnya mengumumkan untuk mendukung politikus PDIP Ganjar Pranowo sebagai calon presiden 2024. Walau sebagian adalah kader PDIP, pengurus pusat tidak menganggap kehadiran mereka sebagai anggota.

“Mereka bukan kader partai. [Kalau] Ganjar kader partai yang serius bekerja sebagai gubernur,” kata Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira saat dikonfirmasi, Kamis (14/10/2021).

Andreas menjelaskan apabila sukarelawan merupakan kader PDIP, ada keterkaitan dengan disiplin partai. Tapi jika bukan, hal tersebut bebas-bebas saja.

“Ini negara demokrasi orang bebas mengekspresikan pendapatnya selama tidak bertentangan hukum perundang-undangan yang berlaku,” jelasnya.

Menurut Andreas, merupakan hal yang wajar apabila ada relawan yang mendukung salah satu tokoh, termasuk itu adalah kader PDIP.

“Ada juga relawan yang mendeklarasikan Mbak Puan [Ketua DPP PDIP dan juga Ketua DPR],” ucapnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa penetapan calon presiden dan wakil presiden dari kader DPIP diserahkan sepenuhnya pada hasil Kongres V PDIP. Di situ, Ketua Umum Megawati Soekarnoputri yang mendapat mandat untuk menetapkannya.

“Apa yang terjadi sama dengan tahun 2014 dan 2019 yang lalu, dimana Ibu Megawati Soekarnoputri menetapkan Pak Jokowi sesuai dengan mandat kongres partai, dan terbukti beliau hadir sebagai pemimpin yang telah lama dipersiapkan dan mampu memikul tanggung jawab sebagai pemimpin bangsa,” katanya melalui pesan instan kepada wartawan, Selasa (21/9/2021).

Hasto meminta semua pihak untuk bersabar dan menahan diri, sebab fokus utama partainya saat ini adalah penanganan pasca pandemi dalam memikul tanggungjawab terhadap 270 juta rakyat Indonesia.

“Terkait pencalonan capres dan cawapres, semuanya agar bersabar. Fokus utama PDIP terletak pada kualitas pemimpin untuk mampu memikul tanggung jawab yang begitu besar bagi masa depan lebih dari 270 juta rakyat Indonesia,” ujarnya.

Sumber : JIBI/Bisnis.com