Advertisement
Polri Beberkan Alasan Tangan Kanan Teroris Santoso Setia ke NKRI
Minggu, 03 Oktober 2021 - 18:17 WIB
Sunartono
Pengendara mobil melintas di depan baliho yang menampilkan Daftar Pencarian orang (DPO) anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso di Desa Tambarana, Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Rabu (23/12/2020). - Antara/Basri Marzuki\\r\\n
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Polri memaparkan alasan narapidana teroris (napiter) atas nama Basri alias Bagong yang mendadak pindah pemahaman dari radikal menjadi setia ke NKRI.
Penanggung Jawab Kendali Operasi (PJKO) Satgas Madago Raya Irjen Pol Rudy Sufahriadi menyebut napiter kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso itu menjadi setia kepada NKRI setelah Tim Satgassus pada Densus 88 Antiteror menyelenggarakan program penggalangan antar narapidana.
Sayangnya, Rudy tidak mau menjelaskan lebih rinci mengenai program penggalangan antar narapidana tersebut.
"Jadi Basri berubah pemahamannya itu sejak mengikuti program penggalangan antar narapidana yang diselenggarakan oleh tim Satgassus Densus," tutur Rudy dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (3/10/2021).
Rudy mengemukakan setelah berbaiat melakukan ikrar setia kepada NKRI, napiter Basri alias Bagong langsung dipindah ruang tahannya ke Blok B di Lapas Nusakambangan.
"Dipindahkan ke Blok B sebagai masa observasi dan persiapan sebelum dipindahkan ke ruangan Lapas Maksimum Nusakambangan," katanya.
Sementara itu, Wakasatgas Humas pada Operasi Madago Raya, AKBP Bronto Budiyono menyambut baik dan mengapresiasi napiter Basri alias Bagong yang mengucapkan ikrar setia ke NKRI.
Bronto berharap seluruh napiter dapat melakukan hal tersebut. Selain itu, Bronto juga mengimbau kepada sisa empat kelompok teror Poso untuk segera menyerahkan diri.
"Menyambut baik apa yang telah dilakukan oleh Napiter karena telah lepas baiat dan kembali setia kepada NKRI," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Belum Tahan Yaqut dan Gus Alex, Tunggu Proses Lengkap
- Yaqut Resmi Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Segini Daftar Kekayaannya
- Bahlil: Tambang untuk Ormas Tetap Jalan Meski Diuji MK
- Ketegangan Baru: Uni Eropa Kritik Klaim Donald Trump atas Greenland
- Pencurian Baut Rel di Blitar Ancam Keselamatan Kereta
Advertisement
Pemkab Sleman Minta Kalurahan Siapkan Strategi Hadapi Penurunan DD
Sleman
| Jum'at, 09 Januari 2026, 23:37 WIB
Advertisement
Destinasi Favorit Terbaru di Sleman, Tebing Breksi Geser HeHa Forest
Wisata
| Jum'at, 09 Januari 2026, 18:07 WIB
Advertisement
Berita Populer
- Kunjungan Wisman via YIA November 2025 Turun Secara Bulanan
- Bonus Atlet SEA Games Rp480 Miliar Dipastikan dari APBN
- Bahlil Wajibkan Etanol di BBM Mulai 2027
- Menkes Resmikan Ground Breaking CMU RSUP Sardjito
- Hari Jadi ke-73, DPRD Kulonprogo Anjangsana ke Panti Asuhan
- Indef: MBG Dorong PDB Nasional hingga 0,17 Persen pada 2040
- Pemda DIY Tegaskan UMP 2026 Sudah Jalan Tengah Buruh-Pengusaha
Advertisement
Advertisement



