Nahkoda Hilang Setelah Speedboat Terbelah di Teluk Tomini
Nahkoda speedboat yang tenggelam di Teluk Tomini masih dicari. Sebanyak 12 korban lain ditemukan selamat setelah bertahan di atas rakit.
Kontingen Papua mengikuti defile Upacara Pembukaan PON Papua di Stadion Lukas Enembe, Kompleks Olahraga Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (2/10/2021) - ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/tom
Harianjogja.com, JAKARTA – Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo. Hal itu menunjukkan bahwa pemerintah tidak menganaktirikan Papua.
Robert Joppy Kardinal, Anggota DPR daerah pemilihan Papua Barat, meminta kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh isu yang menyebut bahwa mereka diperlakukan berbeda dengan warga di daerah lain.
“Momentum [PON XX] yang dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo secara jelas menunjukkan Papua tak dianaktirikan. Jangan ada lagi pemikiran bahwa kita berbeda. Jangan mau dipecah belah,” katanya melalui keterangan tertulis, Sabtu (2/10/2021).
Dia menuturkan, pemerintah saat ini menaruh perhatian besar terhadap Papua, salah satunya adalah dengan membangun infrastruktur di wilayah tersebut.
“Pemerintah telah menyiapkan Rp40,85 triliun untuk membangun infrastruktur demi mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar pada tahun depan. Itu tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah 2022,” ujarnya.
Baca juga: Tinggal Ada Satu Isoter di Kota Jogja untuk Pasien Covid-19
Dia memerinci sejumlah proyek yang masuk ke dalam anggaran tersebut, antara lain pembangunan jalan trans Papua Merauke–Sorong senilai Rp1,81 triliun dan jembatan udara 37 rute senilai Rp210,72 miliar.
Dia pun merasa bangga PON XX dapat digelar di Papua dan dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo.
“Kami bangga Papua terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan PON XX. Kehadiran Presiden Joko Widodo yang membuka PON XX memberi makna bahwa Papua tidak diperlakukan berbeda dari provinsi lain di Indonesia,” kata dia.
Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo membuka dan meresmikan PON XX Papua di Stadion Lukas Enembe, Jayapura pada Sabtu (2/10/2021). PON kali ini digelar di empat wilayah berbeda, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke.
Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa PON merupakan momentum menunjukkan berbagai kemajuan Papua, terutama pada sektor kesiapan infrastruktur.
Tidak hanya itu, Presiden juga menegaskan bahwa PON XX merupakan kesempatan untuk memperkuat persatuan antarmasyarakat.
“PON juga punya makna besar bagi seluruh masyarakat Indonesia. PON adalah panggung persatuan, panggung kebersamaan,” kata Jokowi pada acara pembukaan PON XX Papua, Sabtu.
Acara pembukaan PON XX Papua sendiri dimeriahkan oleh pertunjukan budaya tradisional, dan diisi oleh penampilan para penyanyi asal Papua, seperti Edo Kondologit, Michael Jakarimilena, serta Nowela Elizabeth Auparay. Ketiganya menyanyikan lagu berjudul Aku Papua saat acara pembukaan.
Penyanyi lain yang turut memeriahkan acara pembukaan PON XX Papua, yaitu Ruth Sahanaya, Tulus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Nahkoda speedboat yang tenggelam di Teluk Tomini masih dicari. Sebanyak 12 korban lain ditemukan selamat setelah bertahan di atas rakit.
Kebakaran melanda Pasar Modern BSB Semarang. Diduga dipicu kebocoran tabung gas di warung soto, sebanyak 179 kios terdampak.
Cuaca ekstrem dan angin kencang membuat hasil tangkapan nelayan di pesisir selatan Gunungkidul turun hingga separuh dalam beberapa hari terakhir.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menuding Rusia berencana mendatangkan 30.000 tentara Korea Utara dan menambah kerja sama militer dengan Pyongyang.
Sebanyak 2.000 warga Magelang menebus sembako murah dari PSMTI. Program sosial ini membantu meringankan beban masyarakat di tengah tekanan ekonomi.
Kebakaran lahan kembali melanda Wukirsari, Bantul. BPBD mencatat 62 kasus kebakaran hingga 22 Juli 2026, mayoritas dipicu aktivitas manusia.