Advertisement
Satgas Covid-19: Penyintas Tidak Perlu Tunggu Tiga Bulan untuk Disuntik Vaksin
Vaksinator menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada warga di Rangkasbitung, Lebak, Banten, Kamis (9/9/2021). - Antara Foto/Muhammad Bagus Khoirunas
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Pasien yang sudah sembuh dari Covid-19 kini dapat menerima vaksinasi dalam waktu satu bulan sejak dinyatakan sembuh. Sebelumnya, pemerintah mengatur penyintas dapat diberikan vaksin setelah tiga bulan sembuh.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan hal ini berdasarkan peraturan Kementerian Kesehatan melalui Surat Edaran Vaksinasi bagi Penyintas Covid-19.
Advertisement
"Dalam surat edaran ini, penyintas Covid-19 dengan gejala ringan hingga sedang dapat memperoleh vaksin Covid-19 dalam waktu satu bulan setelah dinyatakan sembuh," Wiku dalam Keterangan Pers Perkembangan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Kamis (30/9/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Meski demikian, bagi Penyintas Covid-19 yang sebelumnya menderita gejala berat, baru boleh divaksin dalam waktu 3 bulan setelah dinyatakan sembuh. Sebelumnya Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa para penyintas Covid-19 baru bisa mendapatkan vaksin setelah tiga bulan sembuh bagi yang bergejala ringan, sedang, dan berat.
Sementara itu, pemerintah Indonesia telah menerima 274,4 juta dosis vaksin atau tepatnya 274.499.590 dosis. Terakhir Indonesia mendapatkan 796.800 dosis vaksin Astra Zeneca dari Pemerintah Italia.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan vaksin dari Pemerintah Italia adalah tahap 80 yang diterima pemerintah. Setelah itu, Sabtu (2/10) 600.000 dosis vaksin Astra Zeneca bakal masuk melalui jalur bilateral dengan Pemerintah Prancis. Dengan demikian, secara total, Indonesia menerima 3,16 juta dosis vaksin dari Prancis.
Retno memastikan diplomasi vaksin terus berjalan untuk mengamankan kebutuhan vaksin bagi keperluan rakyat Indonesia. Dengan upaya kuat yang telah dilakukan selama ini, Indonesia telah menyuntikkan lebih dari 140 juta dosis vaksin, salah satu yang terbesar di Asia, setelah China, India, dan Jepang.
#ingatpesanibu #sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- IAGI Ungkap Dua Penyebab Dugaan Sinkhole di Limapuluh Kota
- Indonesia Larang Impor Daging Babi dari Spanyol akibat Wabah ASF
- Bareskrim Selidiki Dugaan Kejahatan Lingkungan di Banjir Bandang Aceh
- Kim Jong Un Klaim Uji Rudal Hipersonik Respons Situasi Global
- Venezuela Bergejolak Usai Maduro Ditangkap Pasukan AS
Advertisement
10 Gerai KDMP Kulonprogo Dibangun, Didampingi BA dari Pusat
Advertisement
Jadi Primadona, Umbul Pelem Klaten Raup Omzet Miliaran Sepanjang 2025
Advertisement
Berita Populer
- Antisipasi Super Flu, Bandara Ngurah Rai Pasang Thermo Scanner
- Pemkab Sleman Kucurkan Rp145 Juta untuk Renovasi Masjid
- Libur Nataru, Kunjungan Wisata Gunungkidul Tembus 332 Ribu
- KPK Duga Eks Sekdis CKTR Bekasi Terima Aliran Uang Bupati
- Kasus Wonokromo, Pemkab Bantul Kumpulkan Bendahara Kalurahan
- Jadwal KRL Solo Jogja, Selasa 6 Januari 2026
- Jadwal SIM Keliling Polda DIY, Selasa 6 Januari 2026
Advertisement
Advertisement



