GM FKPPI Pastikan Semua Anggotanya Keturunan TNI dan Polri

Ketua PD XII GM FKPPI, Faried Jayen Soepardjan. - Ist/GM FKPPI.
14 September 2021 09:57 WIB Sunartono News Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Pengurus Daerah XII DIY Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI Polri (GM-FKPPI) memastikan semua anggotanya berasal dari keturunan atau anak kandung purnawirawan TNI dan Polri. Seleksi validitas administrasi sangat dikedepankan jika ada anggota yang ingin bergabung.

Ketua PD XII GM FKPPI, Faried Jayen Soepardjan menjelaskan organisasinya memberlakukan seleksi administrasi yang ketat kepada calon anggota yang ingin bergabung. Syarat utama sebagai anggota adalah anak kandung dari anggota TNI maupun anggota Polri.

BACA JUGA : Ormas di Jogja Bakal Didata Ulang

“Sehingga semua anggota GM FKPPI ini statusnya adalah anak biologis [keturunan, nasab] dari anggota TNI maupun Polri dan kami lakukan seleksi administrasi dengan ketat bagi yang ingin mendaftar sebagai anggota,” kata Jayen dalam rilisnya, Senin (14/9/2021).

Seleksi administrasi itu untuk mengantisipasi kemungkinan adanya anggota abal-abal yang bukan anak kandung dari TNI Polri namun ikut bergabung sebagai anggota. Jika dalam perkembangannya ada anggota yang terbukti bukan anak biologi maka akan dikeluarkan dari keanggotan GM FKPPI.

“Kalau ada penyelewengan data, tentu akan kami keluarkan. Intinya yang aba-abal [bukan anak biologis anggota TNI Polri] tidak bisa menjadi anggota. Kebetulan yang bergabung di GM FKPPI XII anak kandung dari anggota tiga matra ada darat, laut dan udara,” ucapnya.

Jayen menambahkan GM FKPPI dibentuk pada 12 September 1978 dan saat ini telah berusia 43 tahun. Ia berharap semua anggotanya bersikap dewasa dan bijak dalam menyikapi situasi maupun isu yang berkembang di tengah masyarakat. Terpenting, organisasi harus memberikan manfaat bagi masyarakat.

BACA JUGA : Baru 22 Ormas di Jogja yang Memiliki Badan Hukum

Pengurus PD XII GM FKPPI telah menggelar peringatan HUT pada Minggu (12/9/2021) lalu di Ndalem Sambisari, Kalasan, Sleman yang dihadiri sejumlah pejabat dari Korem 072/Pamungkas, Lanud Adisutjipto dan Polda DIY.  

“Kami sekaligus menggelar pertemuan anggota untuk konsolidasi jelang musyawarah daerah yang rencananya akan digelar pada akhir tahun ini. Musda merupakan forum tertinggi di tingkat propinsi, kami buktikan kalau kader-kader GM FKPPI adalah solid, kuat dan militan,” katanya. 

Kepala Seksi Teritorial Korem 072/Pamungkas Kolonel Gempar Sebayang mengapresiasi kiprah GM FKPPI yang selama ini memberikan kontribusi untuk masyarakat. Ia berharap semua anggota yang dikenal sebagai anak kolong atau anak kandung dari TNI Polri, selalu menjaga kedisplinan dan siap membela tanah air.

“Sesuai dengan seragamnya loreng, maka harus yakin dalam bertindak dan semangat kedisplinan, nasionalisme harus terus dijaga,” ucapnya.