Advertisement

NATO Kirim Pasukan ke Greenland, Sinyal Keras ke Trump

Jumali
Jum'at, 16 Januari 2026 - 06:17 WIB
Jumali
NATO Kirim Pasukan ke Greenland, Sinyal Keras ke Trump Lambang NATO - Ist

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Eskalasi geopolitik Arktik memanas setelah NATO mengerahkan pasukan ke Greenland. Langkah ini dinilai sebagai peringatan langsung terhadap ambisi Presiden AS Donald Trump atas wilayah Denmark tersebut.

Kontingen awal militer Prancis dilaporkan telah tiba di Nuuk, ibu kota Greenland, disusul personel dari Inggris, Jerman, Swedia, dan Norwegia. Pengerahan ini merupakan bagian dari latihan gabungan bertajuk "Operation Arctic Endurance". Diplomat senior Prancis, Olivier Poivre d'Arvor, menegaskan kehadiran militer ini adalah pesan langsung bagi Gedung Putih.

Advertisement

"Ini adalah latihan pertama... kami akan menunjukkan kepada AS bahwa NATO hadir di sini untuk menjaga kedaulatan wilayah," tegas d'Arvor saat pasukan mendarat, Jumat (16/1/2026), dilansir Mirror.

Operasi militer ini berlangsung hanya dua hari pascapertemuan tingkat tinggi di Washington DC yang berakhir buntu. Menteri Luar Negeri Denmark, Lars Løkke Rasmussen, mengungkapkan adanya ketidaksepakatan fundamental dengan Wakil Presiden AS JD Vance dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio.

"Sangat jelas bahwa Presiden [Trump] tetap memiliki keinginan untuk menaklukkan Greenland. Kami telah mempertegas bahwa hal itu sama sekali bukan demi kepentingan kerajaan kami," ujar Rasmussen.

Meski Inggris dan Jerman berdalih operasi ini bertujuan membendung agresi Rusia dan Tiongkok, narasi di lapangan lebih condong pada perlindungan kedaulatan Denmark. Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen, sebelumnya memperingatkan bahwa upaya paksa AS mengambil alih Greenland dapat meruntuhkan aliansi NATO dari dalam.

Di sisi lain, Donald Trump tetap bersikeras bahwa kepemilikan penuh atas Greenland diperlukan untuk membendung kekuatan asing. Trump bahkan memicu kecemasan diplomatik global dengan menyatakan akan mengambil alih Greenland melalui "cara yang mudah atau cara yang sulit." Pernyataan provokatif ini semakin memperuncing krisis antara AS dan sekutu tradisionalnya di Eropa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Jadwal KRL Jogja Solo, Jumat 16 Januari 2026

Jadwal KRL Jogja Solo, Jumat 16 Januari 2026

Jogja
| Jum'at, 16 Januari 2026, 07:07 WIB

Advertisement

Tren Wisata 2026: Bangkok Teratas, Bali 10 Besar Dunia

Tren Wisata 2026: Bangkok Teratas, Bali 10 Besar Dunia

Wisata
| Selasa, 13 Januari 2026, 16:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement