Advertisement
Eskalasi Timur Tengah: Iran Incar Basis AS, Trump Bereaksi
Bendera Iran.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Laporan intelijen menyebut Iran berpotensi menyerang basis militer AS di Timur Tengah. Presiden Donald Trump merespons dengan kebijakan garis merah militer.
Berdasarkan laporan pejabat AS melalui CNN, Teheran berpotensi melancarkan serangan ke instalasi militer di Irak, Suriah, hingga pangkalan udara strategis Al Udeid di Qatar jika wilayahnya diserang.
Advertisement
Kondisi ini diperparah dengan sikap tegas Presiden Donald Trump yang berulang kali memperingatkan aksi militer terhadap Iran. "Dia sekarang menetapkan garis merah dan merasa perlu mengambil tindakan nyata," ujar seorang pejabat senior AS, Jumat (16/1/2026).
Di tengah ancaman tersebut, dinamika kebijakan di Washington DC berlangsung intens. Wakil Presiden JD Vance dilaporkan memimpin pertemuan tingkat tinggi guna merumuskan langkah taktis. Meski demikian, internal tim keamanan nasional Trump masih terbelah mengenai skala respons militer yang akan diambil.
BACA JUGA
Beberapa poin krusial yang menjadi bahan pertimbangan meliputi:
- Menghindari Perang Terbuka: Opsi serangan harus menjauhi pengerahan pasukan darat skala besar.
- Efisiensi Militer: Mencegah keterlibatan AS dalam kampanye militer jangka panjang yang berkepanjangan.
- Target Terfokus: Mempertimbangkan serangan presisi hanya pada fasilitas yang terkait langsung dengan dinas intelijen Iran.
Sementara itu, Pemerintah Iran melontarkan tuduhan serius terhadap Washington dan Tel Aviv. Teheran mengeklaim bahwa Amerika Serikat dan Israel berada di balik kerusuhan yang melanda negaranya.
Otoritas Iran menuduh kedua negara tersebut mempersenjatai kelompok "teroris" untuk menciptakan kekacauan domestik. Dalam klaim resminya, kelompok-kelompok tersebut dituding sengaja memicu pertumpahan darah, baik di kalangan demonstran maupun personel keamanan Iran, guna memperkeruh stabilitas nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Skandal Manipulasi IPO, OJK Geledah Kantor Sekuritas PT MASI di SCBD
- BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Kota Besar
- Qatar Tegaskan Tidak Berperang dengan Iran, Klaim Hak Bela Diri
- Iran Memanas, 15 WNI di Teheran Siap Dievakuasi Lewat Azerbaijan
- KPK Duga Perusahaan Rokok Jateng-Jatim Terlibat Korupsi Cukai
Advertisement
Embarkasi Haji YIA, Kulonprogo Siapkan Kantong Parkir dan Stand UMKM
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- Eks Pejabat Wilmar Group M Syafei Divonis 6 Tahun Kasus Suap CPO
- Gerhana Bulan Total Batam 18.33 WIB, Waspada Rob
- Dokter Paru Ingatkan Pasien TBC Jangan Hentikan Obat
- BMKG: Cuaca Ekstrem DIY 4-5 Maret 2026, Hujan Lebat-Gelombang Tinggi
- Serangan Israel ke Teheran-Isfahan, Iran Membalas
- Masuk Permukiman, Macan Tutul Tawangmangu Dievakuasi ke Solo Safari
- Kelas Pintar Dukung Pembelajaran AI, Perkuat Digitalisasi Pendidikan
Advertisement
Advertisement







