Mantan Bupati Kuansing Mengaku Pernah Setor Rp650 Juta ke Pegawai KPK

Pelaksana Tugas (Plt.) Juru Bicara KPK Ali Fikri. - Ist/dok Humas KPK
02 September 2021 11:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Mantan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) di Riau, Mursini mengaku menyetorkan dana kepada orang yang mengaku sebagai pegawai KPK. Dana Rp650 juta itu disetorkan dua kali, masing-masing Rp500 juta dan Rp150 juta pada 2017.

Hal tersebut terungkap dalam sidang dakwaan untuk terdakwa Mursini. Mursini didakwa atas dugaan korupsi Rp 13 miliar.

Menanggapi itu, KPK pun meminta kepada Mursini agar membongkar siapa sosok yang mengaku sebagai pihak lembaga antikorupsi itu.

BACA JUGA : Juliari Tak Banding Vonis Kasus Bansos, Ini Langkah KPK

"Meskipun peristiwanya pada 2017 lampau, kami tetap mendorong pihak terdakwa bisa membantu kami menelusuri pihak dimaksud, apakah benar merupakan pegawai KPK atau bukan," ujar Pelaksana tugas (Plt) Juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (2/9/2021).

Pengungkapan itu, kata Ali, penting bagi pihaknya untuk memastikan tegaknya profesionalitas KPK dalam melaksanakan tugas pemberantasan korupsi.

"Di lain sisi, kami tak bosan mengingatkan seluruh masyarakat, termasuk para pihak yang sedang berperkara di KPK, untuk selalu waspada dan hati-hati kepada oknum yang mengaku sebagai pegawai KPK dan melakukan tindakan pemerasan," jelasnya.

Ali pun meminta kepada semua pihak bilamana menemui atau mengetahui adanya kejadian serupa, kami minta untuk segera lapor ke KPK melalui call center 198 atau melaporkannya kepada aparat penegak hukum setempat.

BACA JUGA : OTT Bupati Probolinggo, Ketua KPK Buktikan Komitmen Pemberantasan korupsi

"Hal ini sudah sering terjadi dan telah memakan banyak korban. Beberapa pelakunya pun sudah berhasil ditangkap," katanya.

Artikel ini telah tayang di Okezone.com dengan judul Mantan Bupati Kuantan Singingi Bilang Pernah Setor Rp650 Juta ke Oknum Pegawai KPK

Sumber : okezone.com