Advertisement
Harga Semakin Murah, Pilih Masker Harus Cermat!

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA-Belakangan banyak dijumpai penjual masker yang menjajakan dagangannya secara online maupun dengan cara membuka lapak di pinggir jalan. Pedagang menjualnya dengan harga terjangkau, tidak lagi seperti saat awal Pandemi Covid-19 melanda Indonesia yang harganya melambung tinggi.
Menurut Dwi Arini, salah satu penjual masker online, saat ini ada masker yang dijual di bawah Rp20.000 per box isi 50, padahal saat awal pandemi Covid-19 harganya bisa mencapai lebih dari Rp70.000. "Sekarang saya jual mulai Rp18.000 sampai Rp65.000," kata perempuan asal Sleman itu.
Advertisement
Ia mengakui harga masker saat ini memang sangat terjangkau. Jenis dan mereknya pun beragam sehingga masyarakat bebas memilih.
Melihat fenomena itu, Dokter spesialis THT Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM, dr. Anton Sony Wibowo, Sp.THT-KL, M.Sc., FICS., mengimbau agar masyarakat cermat sebelum membeli masker mengingat semakin banyak produk yang diperdagangkan secara bebas. Ia mengimbau agar masyarakat mengecek nomor register dari pemerintah yang tertera di kemasan.
"Biasanya kalau yang sudah ada izin edar dari Kementerian Kesehatan ada nomor registrasi di bungkusnya," kata Anton kepada Harian Jogja, Rabu (25/8/2021).
Menurut dokter yang juga dosen UGM ini, menggunakan masker yang memiliki izin edar dari pemerintah adalah pilihan yang tepat karena masker tersebut pasti sudah memiliki penilaian kelayakan sebelum diedarkan ke masyarakat. "Yang saya tekankan di sini adalah regulasi. Sebaiknya kita menggunakan alat-alat medis yang sudah ada nomor registrasi di Kementerian Kesehatan. Jadi apapun yang kita pakai sebisa mungkin sudah memiliki izin dari badan yang berwenang. Misalnya kalau mau mengonsumsi obat dan makanan ya yang ada izin dari BPOM. Masker pun juga begitu," tutur dia.
Saat ini memang akses masyarakat membeli masker sangat mudah. Harganya pun murah. Namun terlepas dari murah atau mahalnya harga masker, yang paling utama adalah menerapkan pemakaian masker dengan cara yang benar.
Menurut Anton, fungsi masker tidak lagi efektif jika penggunaannya salah. "Sekalipun pakai masker KN95 tapi kalau memakainya tidak benar ya bahaya. Misalnya memegang bagian luar masker itu kan tidak baik atau menurunkannya ke dagu," tutur Anton.
Cara memakai masker yang benar adalah jangan memegang bagian luar masker. Jika ingin melepas masker cukup memegang talinya. Pemerintah juga mengimbau masyarakat menggunakan masker tiga lapis atau melapisi masker medis menggunakan masker kain agar lebih aman dari paparan virus Covid-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Balon Udara Liar di Wonosobo Meresahkan, Polisi Temukan Tanpa Pengikat di Tiga Lokasi
- Sejumlah Kepala Negara Ucapkan Selamat Idulfitri kepada Presiden Prabowo
- Tanah Longsor di Jalan Raya Jalur Cangar-Pacet Mojokerto Menimpa Kendaraan, 10 Orang Meninggal Dunia
- Mgr. Petrus Turang, Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang Wafat, Presiden Melayat ke Katedral Jakarta
- Arus Balik, 16.700 Orang Telah Tiba di Stasiun Gambir
Advertisement

Top Ten News Harianjogja.com, Sabtu 5 April 2025: Arus Balik Padat di Tol Jogja Solo hingga Isu Tsunami Pengaruhi Kunjungan Wisatawan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Prakiraan Cuaca Hari Ini Jumat 4 April 2025, Mayoritas Wilayah Indonesia Hujan dan Berawan
- Bansos PKH Tahap Kedua dan BNPT April Kapan Cair? Simak Status dan Cara Mencairkannya
- Jembatan Penghubung Antarkampung di Klaten Ambrol
- Tenda Kamping di Tawangmangu Karanganyar Tertimpa Pohon, 1 Orang Meninggal Dunia
- 4 Kali Gunung Semeru Erupsi Disertai Letusan hingga Setinggi 800 meter
- Wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Kembali Dibuka
- Arus Balik, 16.700 Orang Telah Tiba di Stasiun Gambir
Advertisement
Advertisement