Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan pers terkait perkembangan kasus bom bunuh diri di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (29/8/2021)./Ist- Dok Divisi Humas Polri
Harianjogja.com, JAKARTA--Polisi akhirnya mengikuti instruksi Presiden Joko Widodo untuk tak memperpanjang kasus mural yang mengkritik Presiden.
Polisi tak memperpanjang kasus mural 404: Not Found. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar penegak hukum tak reaktif terhadap aksi kritis tersebut.
Hal itu disampaikan Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto. Menurutnya, hal serupa juga diinstruksikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kapolri meminta jajarannya lebih berhati-hati dan cermat dalam menangani suatu kasus.
"Bapak Presiden tidak berkenan bila kami responsif terhadap hal-hal seperti itu. Demikian juga Bapak Kapolri selalu mengingatkan kami dan jajaran," kata Agus, Jumat (20/8/2021).
BACA JUGA: Info Stok Darah di DIY Jumat, 20 Agustus 2021
Agus menegaskan, ekspresi kritis dan aspirasi ke Pemerintah sah dilakukan. Apalagi, di negara yang menganut sistem demokrasi. Namun, dia mengingatkan agar kritik tidak mengarah pada fitnah ataupun hal yang memecah belah bangsa.
"Kritis terhadap pemerintah saya rasa tidak ada persoalan. Namun kalau fitnah, memecah belah persatuan dan kesatuan, intoleran ya pasti kami tangani," ucap Agus.
Dalam hal mural 404: Not Found, Agus menyebut pihaknya akan mengikuti instruksi Presiden Jokowi. Sebab itu, Polri tidak akan memproses lebih lanjut terkait dengan hal tersebut.
"Menyerang secara individu memang mensyaratkan korbannya yang harus melapor. Khusus dalam hal ini pun, Bapak Presiden juga tidak berkenan Polri reaktif dan responsif terhadap masalah itu," tutup Agus.
Artikel ini telah tayang di Okezone.com berjudul "Jokowi Minta Tidak Reaktif, Polisi Tak Perpanjang Kasus Mural 404: Not Found"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Kebakaran Transhome Sleman dinyatakan selesai setelah Damkar memeriksa seluruh bangunan, termasuk basement yang sempat bersuhu tinggi.
Energi hijau dan digitalisasi menjadi mesin pertumbuhan ekonomi. Investasi Rp2.258 triliun dibutuhkan untuk mengejar pertumbuhan 6 persen pada 2027.
Prabowo meminta TNI mengutamakan sistem prestasi, bukan sekadar senioritas, serta memperkuat sinergi lintas lembaga dan penguasaan teknologi.
Densus 88 menangkap 11 tersangka terorisme di enam provinsi. Mereka diduga terkait jaringan Daulah Islamiyah dan menjalani pelatihan.
Dua atlet menembak Gunungkidul, Kanuruan Al Ghozi dan Anang Febrian, mengikuti Pelatnas untuk kejuaraan dunia Qatar sebagai kualifikasi Olimpiade 2028.