DIY Juara II Green Leadership Nirwasita Tantra 2020

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub DKI Amad Riza Patria memberi penjelasan perihal diberlakukannya kembali PSBB seperti awal pandemi Covid-19, Rabu (9/9/2020). JIBI - Bisnis/Nancy Junita
16 Juni 2021 08:37 WIB Nancy Junita News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wagub DKI Ahmad Riza Patria atau Ariza mendapat juara 1 Penghargaan Nirwasita Tantra Tahun 2020.

Penghargaan itu diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya pada Selasa (15/6/2021).

Dipantau dari situs resmi Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, bahwa juara 2 adalah Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan HB X dan Wagub DI Yogyakarta Raden Mas Wijoseno Hario Bimo.

Adapun, juara 3 adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wagub Jateng Taj Yasin.

Pihak Dinas Lingkungan Hidup DKI mengucapkan terima kasih atas pencapaian itu, dan menyebut berbagai bentuk upaya yang telah dilakukan terhadap perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2020 dinilai memiliki kinerja yang cukup baik.

Penghargaan tersebut memberi semangat bagi Pemprov DKI untuk terus meningkatkan kinerja dan berinovasi dalam melakukan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait.

Penghargaan Nirwasita Tantra adalah penghargaan dari pemerintah pusat untuk pemerintah daerah provinsi, kabupaten/kota atas kepemimpinan dan pemahamannya terhadap isu lingkungan, respons kebijakan kepala daerah dalam menjawab isu persoalan lingkungan hidup, serta inovasi dan kepemimpinan kepala daerah dalam merespons persoalan lingkungan hidup.

Selain untuk kepala daerah, Penghargaan Nirwasita Tantra ini juga diberikan kepada pimpinan DPRD tingkat provinsi, kabupaten/kota yang mempunyai komitmen menjaga lingkungan hidup lewat penyusunan perda masyarakat adat, pengelolaan sampah, tanah objek reforma agraria.

Apresiasi diberikan kepada seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta, pemerintah/lembaga pada tingkat pusat dan daerah (termasuk BUMN dan BUMD), serta seluruh pemangku kepentingan lainnya yang terlibat, yang telah bekerja keras melakukan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Jakarta.

Sumber : Bisnis Indonesia