Advertisement
Data Karyawan dan Konsumen McD di Korea dan Taiwan Diretas & Bocor
Pengunjung berjalan keluar dari restoran cepat saji waralaba asal Amerika Serikat di sebuah pusat perbelanjaan di Kota Zhuhai, Guangdong, China, Sabtu (15/12/2018). - Antara/Widodo S Jusuf
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—McDonald's Corp (McD) mengungkapkan kebocoran data dari sejumlah karyawan dan konsumen di dua negara, yakni Korea Selatan dan Taiwan.
Menurut Bloomberg, Sabtu (12/6/2021), peretas mengakses beberapa data pelanggan di Korea Selatan dan Taiwan, menambahkan rantai makanan cepat saji ke daftar perusahaan yang terus berkembang yang bergulat dengan serangan siber dalam beberapa pekan terakhir.
Advertisement
"Sementara ini kami bisa menutup akses setelah identifikasi, penyelidikan kami menunjukkan sedikit berkas diakses, beberapa diantaranya mengandung data pribadi," kata McDonald's.
McDonald's berjanji untuk memberi tahu regulator dan konsumen yang terdampak. Setelah menemukan aktivitas yang tidak sah di jaringannya, perusahaan mengatakan bahwa sejumlah kecil file diakses, beberapa di antaranya berisi data pribadi. Namun, tidak disebutkan berapa banyak pelanggan atau karyawan yang datanya bocor.
Pelanggaran data dari peretas terorganisir telah menjadi risiko serius bagi perusahaan yang menghadapi konsumen di seluruh dunia dalam beberapa tahun terakhir, karena perusahaan mengumpulkan dan menyimpan makin banyak informasi tentang pembeli untuk memenuhi pesanan daring dan mempersonalisasi pengalaman.
Perusahaan besar telah mengalami serangkaian serangan siber profil tinggi dalam beberapa minggu terakhir, meskipun pelanggaran McDonald tampaknya kurang melumpuhkan daripada yang lain.
Electronic Arts Inc. pun turut mengatakan bahwa peretas baru-baru ini mencuri kode sumber untuk beberapa permainan populer dan materi lainnya. Serangan ransomware awal musim semi ini memaksa Colonial Pipeline Co. ditutup.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- IAGI Ungkap Dua Penyebab Dugaan Sinkhole di Limapuluh Kota
- Indonesia Larang Impor Daging Babi dari Spanyol akibat Wabah ASF
- Bareskrim Selidiki Dugaan Kejahatan Lingkungan di Banjir Bandang Aceh
- Kim Jong Un Klaim Uji Rudal Hipersonik Respons Situasi Global
- Venezuela Bergejolak Usai Maduro Ditangkap Pasukan AS
Advertisement
10 Gerai KDMP Kulonprogo Dibangun, Didampingi BA dari Pusat
Advertisement
Jadi Primadona, Umbul Pelem Klaten Raup Omzet Miliaran Sepanjang 2025
Advertisement
Berita Populer
- Pemkab Sleman Kucurkan Rp145 Juta untuk Renovasi Masjid
- Libur Nataru, Kunjungan Wisata Gunungkidul Tembus 332 Ribu
- KPK Duga Eks Sekdis CKTR Bekasi Terima Aliran Uang Bupati
- Kasus Wonokromo, Pemkab Bantul Kumpulkan Bendahara Kalurahan
- Jadwal KRL Solo Jogja, Selasa 6 Januari 2026
- Jadwal SIM Keliling Polda DIY, Selasa 6 Januari 2026
- RSJ Grhasia Tangani Kecanduan Gawai pada Anak di 2025
Advertisement
Advertisement



