Advertisement

Pasca Libur Lebaran, 4 Varian Lokal Covid-19 Perlu Diwaspadai! Varian Ini Mendominasi

Yuliana Hema
Rabu, 09 Juni 2021 - 11:27 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Pasca Libur Lebaran, 4 Varian Lokal Covid-19 Perlu Diwaspadai! Varian Ini Mendominasi Ilustrasi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA -  Pasca libur panjang termasuk libur Hari Raya Idulfitri, transmisi Covid-19 kembali menguat. Setidaknya ada 4 varian Covid-19 lokal yang beredar di Indonesia.

Mobilitas masyarakat yang tinggi dapat menyebabkan penyebaran varian baru Covid-19, yang telah masuk ke Indonesia. Melansir dari Indonesia.go.id, sampai akhir Mei 2021 tercatat 60 kasus Covid-19 dengan 4 varian baru.

Kepala Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman Profesor Amin Soebandrio mengatakan kasus Covid-19 di Indonesia masih didominasi oleh varian lokal. Keempat varian baru yang lahir di Indonesia, diantaranya varian Bekasi, Surabaya, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan varian Jakarta.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

“Mungkin benar ini made in Indonesia, tetapi untungnya tidak masuk variant of interest atau variant of concern, tampaknya mereka baik-baik saja,” kata Amin, dikutip Rabu (9/6/2021).

Baca juga: Siap-Siap! Pedagang Pasar Bantul Divaksin Pekan Ini

Lebih lanjut, Amin menjelaskan varian baru yang paling dominan mengendalikan transmisi Covid-19 di Indonesia saat ini adalah varian B-1.466.2, yang kali pertama ditemukan 12 November 2020 lalu di Bekasi. Varian Bekasi ini telah ditemukan di 22 provinsi, termasuk provinsi di Pulau Kalimantan dan Sumatera.

Kemudian, Varian B-1.470 yang ditemukan di Kota Surabaya 9 April 2020 menjadi sosok dominan kedua dalam urusan transmisi. Jakarta juga tak kalah melahirkan variannya sendiri, yakni B-1.1.398. Varian ini pertama kali dijumpai pada 5 Juni 2020.

"Varian ini memiliki sepotong asam nukleat yang sama dengan mutasi varian Afrika Selatan, yakni E-484-K," imbuhnya.

Varian yang ke-4, menurut Amin, adalah B.1.459 yang pertama kali ditemukan di NTB pada 1 Juni 2020. Varian ini punya L-452-R, persis pada varian India, sekaligus P-682-R seperti di varian Inggris.

Advertisement

Keempat varian lokal Indonesia itu diduga berasal dari Covid-19 generasi pertama di Asia.

"Cirinya adalah segmen mutasi D-614-G. Dari sekitar 1.850 perunutan genomik di Indonesia, lebih dari 1.600 sampel mengandung D-614-G," ujar Amin.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Muhammadiyah Jogja Expo II Diselenggarakan 6-9 Oktober, Menteri Akan Jadi Pemain Ketoprak

Jogja
| Senin, 26 September 2022, 16:47 WIB

Advertisement

alt

Ada Paket Wisata ke Segitiga Bermuda, Uang 100% Kembali Jika Wisatawan Hilang

Wisata
| Minggu, 25 September 2022, 11:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement