Polda Kalsel Siapkan Cairan Tepung untuk Atasi Karhutla Gambut
Polda Kalsel menguji cairan tepung berbasis pati singkong untuk menekan karhutla gambut, terutama di tiga wilayah prioritas.
Kantor KPK - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Komisi Pemberantasan Korupsi mengungkap dugaan pemerasan yang dilakukan Bupati Kabupaten Cilacap, Syamsul Auliya Rachman. Dalam kasus ini, Syamsul disebut menargetkan pengumpulan dana hingga Rp750 juta dari organisasi perangkat daerah (OPD), namun uang yang terkumpul baru mencapai Rp610 juta sebelum operasi tangkap tangan dilakukan.
Dana tersebut diduga dikumpulkan untuk memenuhi kebutuhan tunjangan hari raya (THR) menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, termasuk untuk pihak eksternal dan kebutuhan pribadi.
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa awalnya Syamsul Auliya memerintahkan Sekretaris Daerah Cilacap, Sadmoko Danardono, untuk mengumpulkan dana hingga Rp750 juta dari perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.
“Untuk eksternalnya Rp515 juta, kemudian ada juga untuk kebutuhan pribadi. Jadi, direncanakan minta sebesar Rp750 juta,” ujar Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (14/3/2026) malam.
Menurut Asep, Sadmoko kemudian meneruskan perintah tersebut kepada sejumlah pejabat di lingkungan Sekretariat Daerah Cilacap, yakni Asisten I Sumbowo, Asisten II Ferry Adhi Dharma, serta Asisten III Budi Santoso.
Ketiga pejabat tersebut kemudian diminta mengumpulkan dana dari 47 organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.
Dalam periode 9 hingga 13 Maret 2026, sebanyak 23 perangkat daerah dilaporkan telah menyetorkan uang sesuai permintaan tersebut. Dana yang terkumpul diserahkan melalui Ferry Adhi Dharma dengan total mencapai Rp610 juta.
“Dalam periode 9–13 Maret 2026, sebanyak 23 perangkat daerah Kabupaten Cilacap telah menyetorkan permintaan dari AUL yang dikumpulkan melalui FER dengan total mencapai Rp610 juta. Jadi, yang sudah terkumpul di periode itu Rp610 juta,” kata Asep.
Uang tersebut rencananya akan diserahkan kepada Sadmoko Danardono. Namun sebelum sempat digunakan, dana itu lebih dulu diamankan oleh penyidik KPK.
Asep menambahkan uang tersebut telah dimasukkan ke dalam sejumlah tas bingkisan sebelum akhirnya disita sebagai barang bukti dalam perkara ini.
Sebelumnya, pada 13 Maret 2026, KPK mengumumkan pelaksanaan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Cilacap. Operasi tersebut menjadi OTT kesembilan yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2026 sekaligus yang ketiga selama bulan Ramadhan.
Dalam operasi tersebut, penyidik KPK menangkap Syamsul Auliya Rachman bersama 26 orang lainnya serta menyita sejumlah uang tunai dalam bentuk rupiah.
KPK menyebut OTT tersebut berkaitan dengan dugaan penerimaan yang berhubungan dengan proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.
Sehari kemudian, pada 14 Maret 2026, KPK menetapkan Syamsul Auliya Rachman dan Sadmoko Danardono sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan dan penerimaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap untuk tahun anggaran 2025–2026.
Penyidik KPK kini masih mendalami aliran dana serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus dugaan korupsi tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polda Kalsel menguji cairan tepung berbasis pati singkong untuk menekan karhutla gambut, terutama di tiga wilayah prioritas.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah kembali mendapat apresiasi atas komitmennya dalam menjaga lingkungan di wilayahnya.
Penjualan mobil nasional menembus 850.000 unit pada 2026, didukung pertumbuhan pasar, ekspor, dan kendaraan elektrifikasi.
Karhutla Gunung Semeru meluas ke tujuh titik di kawasan TNBTS. Dua helikopter dikerahkan untuk water bombing ke area sulit dijangkau.
Greenhost Boutique Hotel Yogyakarta Kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran lukisan bertajuk “Suara Alam
Anggaran MBG 2026 dipangkas dari Rp335 triliun menjadi Rp229 triliun. Realisasi hingga 27 Agustus mencapai Rp117 triliun.