Rute dan Jadwal Transportasi Wisata KSPN Malioboro-Parangtritis Selasa 22 September
Jadwal bus KSPN Malioboro-Parangtritis dan tarif Rp12.000. Cek jadwal keberangkatan menuju Pantai Parangtritis dan sebaliknya.
Dosen University College of Applied Sciences Gaza-Palestina Abeer Z Barakat. /Youtube.
Harianjogja.com, SLEMAN-- Dosen University College of Applied Sciences Gaza-Palestina Abeer Z Barakat mengungkap kondisi Gaza pasca terjadinya konflik bersenjata antara Palestina dengan Israel. Adanya sejumlah kerusakan bangunan, saat ini Gaza butuh pakar lingkungan dan Teknik sipil untuk melakukan pembenahan.
Hal itu diungkapkan Abeer Barakat yang juga aktivitas di Gaza dalam diskusi online bertajuk Membaca Masa Depan Palestina: Tinjauan Sejarah, Politik, dan Hak Asasi Manusia yang digelar Universitas Islam Indonesia (UII) pada Sabtu (22/5/2021).
BACA JUGA : RS Indonesia di Gaza Porak-Poranda
Abeer mengungkap setelah dilakukan gencatan senjata sejak terjadi peningkatan eskalasi konflik pada 10 Mei, masyarakat di Gaza menyambut dengan sukacita. Warga Gaza merayakan gencatan senjata itu dengan bertakbir. “Seperti yang kita tahu serangannya dimulai saat akhir Ramadan jadi kami tidak punya kesempatan bertakbir [merayakan Idul Fitri],” ungkapnya dalam rilis yang dikirim UII.
Ia menambahkan dampak dari konflik bersenjata membuat adanya kerusakan di sejumlah titik, banyak bangunan hancur akibat serangan rudal. Oleh karena itu kebutuhan mendesak yang diperlukan masyarakat Gaza adalah untuk membangun kembali kota yang luluh lantak.
Abeer menilai para pakar sangat dibutuhkan untuk membantu melakukan perbaikan dampak dari perang tersebut. Hal itu pernah dilakukan sukarelawan dari Indonesia pada 2009 silam yang mengajak beberapa dokter dan pakar, dan mengevakuasi korban.
“Kami bukan pengemis, yang paling kami butuhkan sekarang adalah bawalah para ahli datang ke sini. Karena kami perlu mengurangi dampak buruk yang terjadi di tanah kami,” katanya.
BACA JUGA : Gedung Kantor Media Internasional di Gaza Runtuh Dibom
Menurutnya, serangan militer Israel telah menimbulkan dampak lingkungan serius berkepanjangan di wilayah Gaza. “Untuk itu, dibutuhkan bantuan para pakar lingkungan dan teknik sipil untuk mengembalikan kondisi lingkungan dan air di Gaza sehingga layak dihuni Kembali,” ucapnya.
Direktur Timur Tengah, Direktorat Asia Pasifik dan Afrika Kemenlu RI Bagus Hendraning Kobarsyih menyatakan selain memberikan kecaman atas serangan Israel, Pemerintah Indonesia aktif melobi negara Asean seperti Malaysia dan Brunei Darussalam untuk membuat joint statement. Hal ini sebagai Langkah diplomasi Indonesia untuk menyelesaikan krisis kemanusiaan di Palestina
“Di lingkup internasional, Indonesia juga terus melakukan diplomasi di Organisasi Kerja Sama Islam, Gerakan Nonblok, maupun PBB untuk mewujudkan solusi perdamaian di Palestina,” ujarnya.
BACA JUGA : 212 Warga Palestina Tewas Akibat Serangan Brutal Israel
Rektor UII, Profesor Fathul Wahid menjelaskan seminar ini bertujuan memberikan informasi faktual yang valid tentang Palestina. Harapannya dapat menumbuhkan rasa optimistis akan masa depan cerah bangsa Palestina yang masih terjajah.
“Seminar ini juga menjadi ikhtiar menjaga akal sehat kolektif, melantangkan pesan kemanusiaan, dan memberi dukungan kepada bangsa Palestina untuk terlepas dari ketidakadilan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal bus KSPN Malioboro-Parangtritis dan tarif Rp12.000. Cek jadwal keberangkatan menuju Pantai Parangtritis dan sebaliknya.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 27 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 27 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.