KRI Nanggala Tenggelam, Singapura Kirim Surat Duka ke Jokowi

KRI Nanggala-402. - Antara
27 April 2021 08:07 WIB Muhammad Khadafi News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA — Presiden Singapura Halimah Jacob dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Isinya ucapan belasungkawa atas tenggelamnya KRI Nanggala-402.

Presiden Halimah mengatakan, sebelumnya Singapura berharap awak KRI Nanggala-402 dapat ditemukan dan diselamatkan. 

Melalui surat kepada Presiden Jokowi, dia pun menitipkan doa kepada masyarakat Indonesia, keluarga, dan orang-orang terkasih para prajurit yang gugur dalam musibah yang menimpa KRI Nanggala-402.

"Atas nama rakyat Singapura, saya menyampaikan belasungkawa yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia," tulis Halimah, mengutip akun Facebook Kedutaan Besar Singapura di Jakarta, Senin (26/4/2021).

Menurut Halimah, tenggelamnya KRI Nanggala-402 adalah cobaan bagi masyarakat Indonesia dan keluarga para korban yang sedang menjalankan tugas. 

Sementara itu, PM Lee juga menyampaikan hal serupa. Dia menambahkan bahwa Singapura telah memberikan bantuan berupa kapal MV Swift Rescue yang menjadi bagian dari operasi pencarian dan penyelamatan ekstensif yang dipimpin oleh pemerintah Indonesia.

Baca juga: Berkomentar Buruk tentang Tenggelamnya KRI Nanggala-402, Polisi Kalasan Terancam Pidana

"Singapura siap memberikan bantuan lebih lanjut yang mungkin diperlukan," tulis PM Lee. 

Adapun seperti dberitakan sebelumnya, kapal selam buatan Jerman KRI Nanggala-402 hilang kontak saat sedang berlatih penembakan rudal di perairan Bali. Kapal selam ini membawa 53 orang yang terdiri dari 49 ABK, seorang komandan satuan, dan tiga personel senjata.

Setelah melakukan pencarian, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyatakan KRI Nanggala-402 yang hilang di perairan utara Bali telah tenggelam dan seluruh awaknya dinyatakan gugur dalam bertugas.

Berdasarkan sejumlah bukti otentik, KRI Nanggala-402 karam pada kedalaman 838 meter dan badan kapal terbelah jadi tiga bagian.

"Berdasarkan bukti-bukti otentik tersebut dapat dinyatakan bahwa KRI Nanggala-402 telah tenggelam dan seluruh awaknya telah gugur. Oleh karena itu, dengan kesedihan yang mendalam selaku panglima TNI saya nyatakan bahwa 53 personel yang on board KRI Nanggala-402 telah gugur," ujar Panglima TNI.

Sumber : bisnis.com