7 Muncikari di Tebet Ditangkap, Ternyata Masih di Bawah Umur

Ilustrasi. - everypixel
24 April 2021 18:47 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Sebanyak tujuh orang diamankan karena diduga menjadi muncikari praktik prostitusi anak di Tebet, Jakarta Selatan. Pihak Polda Metro Jaya mengungkap, ketujuh orang tersebut juga berstatus anak di bawah umur.

"Tujuh [muncikari] kasus tetap berjalan, tetap lanjut tetapi kami wajib laporkan karena anak di bawah umur," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Jakarta Selatan, Jumat (23/4/2021).

Yusri mengatakan tujuh anak tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka namun tidak ditahan karena ketujuhnya masih di bawah umur. "Iya [tersangka], tetapi karena anak di bawah umur [tidak ditahan]," ujarnya.

Adapun dasar hukum yang digunakan untuk menjerat ketujuh tersangka tersebut adalah Undang-Undang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) serta Kitab-Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

"Kami persangkakan UU Perlindungan Anak, KUHP dan UU ITE juga di sini karena diperjualbelikan, dipromosikan, di media sosial yang ada," katanya.

Baca juga: Imunisasi Tak Capai Target, Wabah Berisiko Muncul Lagi

Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya membongkar praktik prostitusi daring anak di sebuah hotel di Tebet, Jakarta Selatan. Penggerebekan hotel digunakan untuk praktek prostitusi tersebut dilakukan pada Rabu (21/4/2021) sekitar pukul 23.00 WIB.

"Modus operandinya menawarkan PSK anak dengan menggunakan aplikasi media sosial," kata Yusri.

Dalam operasi tersebut pihak kepolisian turut mengamankan 15 orang, delapan di antaranya ada PSK yang masih berstatus anak. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti seperti alat kontrasepsi, uang tunai, ponsel serta laptop.

Sumber : Antara