Advertisement
16 Jenazah Korban Longsor Cisarua Tersimpan di Pos DVI, 80 Masih Dicar
Polda Jabar catat 16 jenazah korban longsor Cisarua di Pos DVI, sembilan berhasil diidentifikasi, 80 korban lainnya masih dalam pencarian. - Antara.
Advertisement
Harianjogja.com, BANDUNG BARAT—Polda Jawa Barat mencatat 16 kantong jenazah korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat hingga Minggu siang, sementara sekitar 80 korban lainnya masih dalam pencarian.
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menyampaikan bahwa hingga Minggu siang, sebanyak 16 kantong jenazah korban bencana longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat telah ditemukan. Seluruh jenazah kini berada di Pos Disaster Victim Identification (DVI) di Puskesmas Pasirlangu untuk menjalani proses identifikasi.
Advertisement
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan menjelaskan, jumlah jenazah yang diterima meningkat dari 11 kantong pada hari sebelumnya menjadi 16 kantong. Dari total tersebut, sembilan jenazah telah berhasil diidentifikasi melalui data ante-mortem.
“Per pukul 12.00 WIB hari ini, jumlah kantong jenazah yang kami terima bertambah menjadi 16 kantong. Sebelumnya, kemarin kami telah mengekspos 11 kantong jenazah,” kata Hendra.
BACA JUGA
Hendra menambahkan, Pos DVI telah berhasil mencocokkan data antemortem secara manual maupun digital melalui sistem elektronik yang terintegrasi dengan data tunggal kependudukan (KTP). Proses identifikasi meliputi pemeriksaan gigi, wajah, sidik jari, serta indikator fisik lainnya.
Selain proses identifikasi, pencarian korban masih berlangsung. Hingga kini, sekitar 80 korban longsor belum ditemukan, dengan dampak kerusakan menimpa lebih dari 30 rumah dari total 34 kepala keluarga. Jumlah pengungsi diperkirakan mencapai 300–400 orang akibat bencana ini.
Polda Jabar menggunakan Pos DVI sebagai tempat penampungan jenazah hasil evakuasi Tim SAR gabungan yang melibatkan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kepolisian, dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
“Dari keseluruhan temuan, sembilan jenazah telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga pada hari sebelumnya. Kami akan kembali menggelar rapat sebelum penyerahan jenazah kepada keluarga yang sejak pagi menunggu di lokasi,” tambah Hendra.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Mobil Dinas Dipakai Mudik, Tunjangan ASN Temanggung Langsung Dipangkas
- Kementerian Pertahanan Pastikan Pemberlakuan WFH Karyawan
- Rabu Tak Lagi ke Kantor, ASN di Jatim Mulai WFH Rutin
- Performa Motor Tetap Terjaga Ini Cara Honda Edukasi Pengendara
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Sering Dianggap Wajar Kebiasaan Ini Diam-Diam Menguras Energi
- Pemeriksaan Yaqut Berlanjut Setelah Kembali ke Rutan KPK
Advertisement
Advertisement








