Advertisement
WHO Sesalkan Penarikan AS: Dunia Jadi Lebih Rentan
Kantor Pusat WHO. / Bisnis.com
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyesalkan keputusan Amerika Serikat menarik diri dan berharap AS dapat kembali berpartisipasi secara aktif di masa mendatang.
WHO menyatakan penyesalannya atas keputusan Amerika Serikat (AS) menarik diri dari badan PBB tersebut, yang menurut WHO, “membuat Amerika Serikat dan dunia menjadi kurang aman”, sebagaimana dilaporkan RIA Novosti pada Minggu (25/1).
Advertisement
AS secara resmi mengumumkan penarikan diri dari WHO pada 22 Januari, tepat satu tahun setelah Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif untuk memulai proses tersebut.
Kantor Sekretaris Jenderal PBB menyebutkan bahwa AS tidak lagi berpartisipasi dalam kegiatan WHO. Namun, pernyataan ini kemudian diklarifikasi bahwa AS belum memenuhi seluruh persyaratan formal untuk mundur, termasuk pemberitahuan tepat waktu dan penyelesaian pembayaran iuran keanggotaan.
Pada Kamis, AS menyatakan telah menyelesaikan proses pengunduran diri dari keanggotaan WHO. Pemerintah AS menuding WHO salah urus dalam menangani pandemi COVID-19 dan menunjukkan kerentanan terhadap “pengaruh politik.”
Keputusan ini menimbulkan sorotan global karena dampaknya terhadap koordinasi kesehatan dunia, khususnya penanganan pandemi dan kesiapsiagaan terhadap penyakit menular lintas negara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Friderica Widyasari Sari Terpilih Ketua OJK 2026-2031
- Iran Minta Negara Arab Tunjukkan Lokasi Pasukan AS-Israel
- Tersangka Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Ajukan Restorative Justice
- Israel Beli 5.000 Bom Pintar Boeing, Pengiriman Mulai 2029
- OTT KPK: Uang Ratusan Juta Disita, Bupati Rejang Lebong Jadi Tersangka
Advertisement
Prabowo dan Sri Sultan HB X Dijadwalkan Hadiri Seminar Sultan HB II
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Bank Jateng Cabang Jogja Sinergi dengan Polda DIY Fasilitasi Kredit
- DPRD Kulonprogo Sidak Dapur MBG, Soroti Kualitas Gizi Anak
- DPR Ungkap Kriteria Calon Komisioner OJK, Uji Kelayakan Digelar
- Kasus Malaria di Timika Capai 7.233 pada 2025, Kebun Siri Tertinggi
- Talut Sungai Jogja Rusak, Pemkot Siapkan Rp2 Miliar per Tahun
- AKI Sleman 2025 Capai 9 Kasus, Dinkes Waspadai Kehamilan KTD
- Seleksi Pimpinan OJK Dipercepat Imbas Gejolak Perang Timur Tengah
Advertisement
Advertisement







