Advertisement
Pemimpin Junta Militer Myanmar Telah Tiba di Jakarta
Polisi antihuru-hara mengamankan demonstran saat aksi protes terhadap kudeta militer di Yangon, Myanmar, Selasa (2/3/2021)./Antara - Reuters/Stringer\\r\\n
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Penguasa Junta Militer Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing telah tiba di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta siang ini, Sabtu (24/4/2021). Kedatangannya itu dalam rangka Asean Leaders Meeting yang akan membahas masalah kekerasan politik di Myanmar bersama pemimpin Asean lainnya pada siang ini.
Min Aun Hlaing yang menggunakan pesawat Myanmar Airways International telah mendarat dengan selamat di Jakarta.
Advertisement
Dia terbang ke Indonesia untuk bertemu dengan pemimpin negara Asean lainnya dalam acara Asean Leaders Meeting (ALM) yang digelar di Sekretariat Asean, Jakarta Selatan. Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah direncanakan memimpin pertemuan ini sebagai Ketua Asean 2021.
Isu besar yang akan dibahas dalam ALM adalah pembahasan situasi krisis di Myanmar setelah adanya kudeta militer pada 1 Februari lalu.
Hingga saat ini, pemimpin Asean lainnya juga telah tiba di Jakarta pada Sabtu, seperti Perdaana Menteri (PM) Singapura, Menteri Luar Negeri Thailand, Menteri Luar Negeri Laos, Perdana Menteri Malaysia.
Adapun Perdana Menteri Kamboja, Sultan Brunei Darussalam, dan Perdana Menteri Vietnam telah tiba di Jakarta sejak Jumat (23/4/2021).
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan ALM merupakan inisiatif Indonesia dan merupakan tindak lanjut pembicaraan antara Presiden Joko Widodo dengan Sultan Brunei Darussalam.
Tiga pemimpin Asean menyatakan tidak dapat hadir yaitu Thailand, Laos, dan Filipina. PM Thailand menyampaikan permintaan maaf tidak dapat hadir karena situasi Covid-19 di negaranya.
"Kita berharap agar ALM besok akan mencapai kesepakatan mengenai langkah-langkah yang baik bagi rakyat Myanmar dan membantu Myanmar keluar dari situasi krisis ini," katanya dalam keterangan pers pada Jumat.
ALM kali ini merupakan pertemuan tatap muka pertama para pemimpin Asean selama pandemi. Menurut Retno, urgensi pertemuan dengan tatap muka di tengah pandemi mencerminkan kekhawatiran yang dalam terhadap situasi yang terjadi di Myanmar dan tekad Asean untuk membantu Myanmar keluar dari krisis ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Aksi di Kepatihan Jogja, Buruh Sorot THR Tertahan dan Gaji Mandek
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Korban Ledakan SAL di Teras Malioboro Ditanggung Pengelola
- Pengakuan Pedagang Nuthuk Terungkap, Wisata Pantai Depok Terimbas
- Isu Pertamax Naik 10 Persen 1 April, Ini Penjelasan Bahlil
- Saluran Limbah Meledak di Teras Malioboro Jogja, Tiga Orang Terluka
- Polemik Retribusi Parangtritis, Pemkab Bantul Berencana Pindah TPR
- Bos Maktour dan Ketua Kesthuri Ditetapkan Tersangka Korupsi Kuota Haji
- HUT ke-80 Sultan HB X, 10.000 Pamong se-DIY Bakal Kirab Hasil Bumi
Advertisement
Advertisement







