Advertisement
Iran Tegaskan Siap Gunakan Seluruh Kekuatan Hukum Agresor
Bendera Iran.
Advertisement
Harianjogja.com, TEHERAN—Pemerintah Republik Islam Iran menyatakan komitmennya untuk memberikan respons tegas terhadap setiap bentuk agresi militer yang menargetkan kedaulatan wilayahnya. Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Pertahanan Iran, Majid Ebn-e-Reza, menegaskan bahwa Teheran bertekad memastikan Amerika Serikat (AS) tidak mengulangi tindakan agresinya di masa depan.
Pernyataan keras tersebut disampaikan Ebn-e-Reza dalam percakapan telepon dengan Menteri Pertahanan Turki, Yasar Guler. Ia menekankan bahwa Iran tidak akan ragu untuk mengerahkan seluruh kekuatan militernya guna membangun sistem pencegahan yang efektif terhadap ancaman eksternal.
Advertisement
“Iran akan menggunakan seluruh kekuatannya untuk melanjutkan langkah menghukum sepenuhnya para agresor, membangun pencegahan yang efektif, serta memastikan bahwa perang dan agresi tidak akan pernah terulang kembali,” tegas Ebn-e-Reza sebagaimana dikutip dari media penyiaran negara Iran, Senin (30/3/2026).
Ketegangan di kawasan Timur Tengah memuncak menyusul serangan militer yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap sejumlah target di Iran, termasuk ibu kota Teheran, pada 28 Februari lalu. Serangan yang diklaim sebagai tindakan "preemtif" tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan infrastruktur yang signifikan serta menimbulkan korban di kalangan warga sipil.
BACA JUGA
Sebagai bentuk balasan, Iran telah melancarkan serangan balasan yang menargetkan wilayah Israel serta sejumlah fasilitas militer milik Amerika Serikat yang tersebar di Timur Tengah. Ebn-e-Reza secara terbuka menyatakan ketidakpercayaannya terhadap AS, mengingat adanya pergeseran motif serangan dari isu program nuklir menjadi upaya perubahan kekuasaan di Iran.
Awalnya, Washington dan Tel Aviv berdalih bahwa operasi militer tersebut diperlukan untuk menetralisir ancaman dari program nuklir Teheran. Namun, seiring berjalannya waktu, tujuan agresi tersebut dinilai telah bergeser menjadi keinginan politis untuk memicu perubahan rezim secara paksa di Republik Islam tersebut.
Situasi ini kini menjadi sorotan dunia internasional, di mana Teheran terus memperkuat posisi tawar militernya di kawasan. Langkah Iran untuk menjalin komunikasi dengan Turki juga dinilai sebagai upaya mencari dukungan regional guna menekan agresi Barat dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 30 Maret 2026
- Hasto-Wawan Apresiasi Penggerak Sampah Hingga UMKM
- Ini Penyebab Meninggalnya Tentara Indonesia di Lebanon
- Biaya Korban Ledakan SAL di Teras Malioboro Ditanggung Pengelola
- Pengakuan Pedagang Nuthuk Terungkap, Wisata Pantai Depok Terimbas
- Open House, Warga Rela Antre Demi Bersalaman dengan Sultan HB X
- Saluran Limbah Meledak di Teras Malioboro Jogja, Tiga Orang Terluka
Advertisement
Advertisement








