Terduga Teroris di Makassar Pensiunan Perusahaan Pelat Merah

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga. - Ilman A. Sudarwan
20 April 2021 08:47 WIB Annisa Sulistyo Rini News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Kementerian BUMN memberikan pernyataan terkait berita mengenai penangkapan terduga teroris yang berkaitan dengan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar.

Diinformasikan bahwa satu orang yang ditangkap Densus 88 Polri bersama Polda Sulawesi Selatan tersebut merupakan pegawai salah satu BUMN. Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga pun menyampaikan pernyataan mengenai berita tersebut.

BACA JUGA : Ditangkap Densus 88, Terduga Teroris Asal Klaten Seorang

"Informasi yang kami dapat bahwa yang ditangkap bukan Pegawai BUMN, tapi pensiunan karyawan BUMN," ujarnya Senin (19/4/2021).

Arya menambahkan saat ini hanya informasi tersebut yang bisa disampaikan oleh Kementerian BUMN.

Dihimpun dari berbagai sumber, seorang yang diduga teroris tersebut ditangkap di Maros, berinisial N dan pegawai BUMN kelahiran 1963.

Polda Sumsel pun saat ini baru mengamankan dan memeriksa. Densus 88 yang akan mendalami peran terduga teroris tersebut.

Adapun, sepanjang 2021, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) telah menangkap total 94 terduga teroris yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

BACA JUGA : Busur Panah dan Belati Ditemukan di Rumah Terduga Teroris

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan penangkapan 94 terduga teroris itu dilaksanakan sejak Januari hingga Maret 2021.

"Bukti bahwa kami melakukan keseriusan selama periode 2021 sejak Januari sampai Maret ini Densus 88 Anti Teror Mabes Polri telah menangkap sebanyak 94 tersangka teroris," kata Ramadhan di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta, Selasa (30/3/2021).

Ramadhan menyebutkan 94 terduga teroris itu ditangkap di sejumlah wilayah di Tanah Air, yakni Makassar, Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Timur, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Jakarta, Bekasi, Jawa Barat dan Tengerang, Banten.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia