Ada Larangan Mudik, Citilink Masih Layani Penerbangan

Penumpang berjalan di dekat pesawat Citilink Indonesia di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Sumatra Selatan, Senin (4/3/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan
13 April 2021 02:37 WIB Anitana Widya Puspa News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Citilink Indonesia membenarkan telah mencabut surat pengajuan sementara penerbangan domestik selama periode larangan mudik (6–17 Mei 2021).

VP Corporate Secretary & CSR PT Citilink Indonesia Resty Kusandarina menegaskan bahwa saat ini penerbangan pada periode tersebut masih beroperasi dan diperuntukan bagi masyarakat yang memenuhi kriteria untuk melakukan perjalanan sesuai dengan ketentuan pada Surat Edaran (SE) Gugus Tugas Covid-19 No. 13/2021. Hal tersebut sekaligus mengklarifikasi mengenai pemberhentian sementara seluruh penerbangan domestik Citilink sebelumnya.

Terkait dengan adanya larangan mudik yang dikeluarkan oleh pemerintah, dia berujar akan mendukung penuh upaya pemerintah Indonesia dalam penanganan pandemi Covid-19.

"Kami akan melakukan penyesuaian kapasitas penerbangan sesuai dengan permintaan yang ada sejalan dengan komitmen Citilink untuk memastikan pemenuhan kebutuhan layanan transportasi udara untuk masyarakat yang berkepentingan maupun distribusi logistik dapat terpenuhi dengan baik," ujarnya, Senin (12/4/2021).

BACA JUGA: Menag Yaqut Umumkan Puasa Ramadan Mulai Selasa 13 April, Malam Ini Tarawih

Sebelumnya Citilink mencabut pembatalan penghentian sementara sebanyak 126 rute dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta pada periode larangan mudik. Senior Manager Cengkareng PT Citilink Indonesia Nanang Setiawan menyampaikan mencabut surat tertulisnya pada 10 April 2021 bernomor Citilink/CGKCT-194/21.

Surat tersebut diajukan kepada Kepala Otoritas Bandara Wilayah I, Executive General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Soekarno-Hatta, General Manager JATSC, Operation Head SHIPS PT Pertamina, LCC Service Manager PT Gapura Angkasa, serta Kepala Station Meteorologi KLS 1 BMKG Bandara Soekarno-Hatta.

“Kami mencabut surat tersebut dan penerbangan Citilink Indonesia pada periode 6–17 Mei 2021 kembali beroperasi secara normal,” ujarnya dalam surat yang dikutip Bisnis.com, Senin (12/4/2021).

Sebelumnya maskapai bertarif hemat tersebut telah mengajukan pemberhentian sementara sebanyak 126 rute penerbangan. Hal tersebut disampaikan dalam surat tertulisnya pada 10 April 2021 bernomor Citilink/CGKCT-194/21, terdapat 126 rute yang dibatalkan dari dan menuju ke bandara berkode CGK.

“Bersama ini kami sampaikan Pemberhentian Sementara Pengoperasian Seluruh Penerbangan Domestik A320 efektif pada 6–17 Mei 2021,” ujar Nanang dalam surat tersebut.

Sumber : Bisnis.com