Saksi Kebakaran Maut Matraman: Korban Terjebak, Ada Yang Masih Tidur

Kebakaran Pasar Kota Banjarnegara terjadi pada Kamis (11/3/2021) malam./ Antara - HO / BPBD Banjarnegara
25 Maret 2021 14:37 WIB Nyoman Ary Wahyudi News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA — Humas Pemadam Kebakaran (Damkar) DKI Jakarta Mulat Wijayanto menuturkan korban kebakaran maut di kontrakan lima pintu kawasan padat penduduk, Jalan Pisangan Baru III RT06/10, Matraman, Jakarta Timur, pada Kamis (25/3/2021) dini hari masih dalam keadaan tertidur.

Kesimpulan itu disampaikan Mulat saat menghimpun keterangan dari sejumlah saksi mata di sekitar lokasi kebakaran yang berada di sebuah gang buntu. Adapun, kontrakan itu terdiri dari empat petak dengan luas masing-masing 4X5 meter.

“Karena saat dilaporkan pukul 04.25 WIB api sudah dalam kondisi besar, menurut saksi mata juga beberapa korban ada yang terjebak ada juga yang memang masih dalam kondisi tidur,” kata Mulat melalui pesan tertulis, Kamis (25/3/2021).

Baca juga: 16 Juta Vaksin Sinovac Tiba di Indonesia

Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Jakarta Timur, berhasil mengidentifikasi 10 korban tewas dalam kebakaran di permukiman padat penduduk di Jl. Pisangan Baru III RT.06/10, Matraman, Jakarta Timur, Kamis (25/3/2021) dini hari.

"Jumlah penghuni ada lima kepala keluarga dengan total 15 jiwa," kata Kasi Operasional SudinPenanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Jakarta Timur, Gatot Sulaeman saat dikonfirmasi, di Jakarta, Kamis (25/3/2021).

Dia menjelaskan, saat kebakaran terjadi, mereka berada dalam objek bangunan kontrakan lima pintu.

Kesepuluh jenazah korban tewas kebakaran tersebut adalah Sri Mulyani, 50; Deby, 28; Ria, 17; Dani, 30; Nizan, 1,5; Beni, 42; Nova. 40;  Baeva, 15; Fani, 20; dan Ni Imam.

Baca juga: Waspada, Simpang Ketandan Ada Titik Tilang Elektronik

Sebelumnya, kebakaran hebat terjadi di permukiman padat penduduk di Pisangan Baru III pada pukul 04.50 WIB. Damkar Jakarta Timur mengerahkan sebanyak 14 unit mobil pemadam kebakaran guna memadamkan kobaran api yang diduga berasal dari korsleting listrik.

Setelah kurang lebih satu jam berjuang, api berhasil dipadamkan pada pukul 05.50 WIB. Kerugian materi akibat peristiwa kebakaran ini ditaksir mencapai Rp800 juta.

Sumber : bisnis.com