16 Juta Vaksin Sinovac Tiba di Indonesia

Petugas menurunkan kontainer berisi vaksin Covid-19 saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/1/2021). ANTARA FOTO - Dhemas Reviyanto
25 Maret 2021 12:47 WIB Rayful Mudassir News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Indonesia kedatangan lagi 16 juta bahan baku vaksin Covid-19 produksi Sinovac. Vaksin ini tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang pada Kamis (25/3/2021). Kedatangan ini menambah total bahan baku vaksin Covid-19 yang masuk ke Indonesia menjadi 53,5 juta.

Belasan juta bahan baku vaksin tersebut diangkut menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA891 dari Beijing, China ke Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng. Pesawat berangkat dari Beijing sekitar pukul 22.08 waktu setempat dan tiba di Cengkareng sekitar pukul 11.48 WIB.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono mengatakan bahwa bahan baku vaksin ini akan dibawa langsung ke PT Bio Farma (Persero) di Bandung dengan menggunakan tiga unit truk untuk dilakukan produksi vaksin.

Baca juga: Nakes dan Vaksinator Kerja Keras untuk Vaksinasi, Jokowi Ucapkan Terima Kasih

“Tentu saja setelah diproduksi akan dievaluasi baik secara mutu oleh BPOM sebelum dijadikan vaksin yang [kemudian] akan dipakai untuk masyarakat,” kata Dante dalam keterangan video Sekretariat Presiden, Kamis (25/3/2021).

Dia mengatakan bahwa ketersediaan vaksin sangat vital dalam pelaksanaan program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah. Hingga saat ini  pemerintah melakukan pengaturan kecepatan vaksinasi sesuai dengan jumlah bahan baku yang datang.

Baca juga: 10 Orang Tewas akibat Kebakaran di Matraman, Korban Terjebak di Kontrakan 5 Pintu

Kehadiran tambahan pasokan bahan baku vaksin, imbuhnya akan mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Tanah Air.

“Kecepatan per hari akan terus kita tingkatkan sehingga kita mencapai 181,5 juta vaksin akan kita jalankan target untuk memperoleh herd immunity dalam waktu secepat-cepatnya,” ujarnya.

Di samping itu, Wamenkes juga mengucapkan terima kasih kepada TNI - Polri yang akan mengawal proses sejak kedatangan vaksin hingga ke Bio Farma hingga distribusikan ke seluruh wilayah Indonesia.

Sumber : Bisnis.com