20.000 Eksemplar Terjual, Mantan Kapolda DIY Senang Terima Buku Trilogi The Power of Silaturahim

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Ahmad Dofiri menerima buku trilogi The Power of Silaturahim langsung dari penulisnya yaitu Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana. Penyerahan. - Ist
12 Maret 2021 12:47 WIB Media Digital News Share :

Harianjogja.com, BANDUNG---Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Ahmad Dofiri senang menerima buku trilogi The Power of Silaturahim langsung dari penulisnya yaitu Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana. Penyerahan buku-buku itu dilakukan pada Rabu malam (10/3/2021) lalu saat Dr Aqua silaturahim ke Dofiri di rumah dinasnya.

Dr Aqua sengaja silaturahim ke Dofiri. Selain untuk menyerahkan buku-buku terbaru karyanya, juga menginformasikan hasil pertemuannya dengan beberapa Kapolres di Jabar. Di samping itu mereka mendiskusikan banyak hal.

Saat mau menerima buku-buku dari Dr Aqua, Dofiri yang juga mantan Kapolda DIY spontan berkomentar. "Pak Aqua ini kreatif. Sejak dulu rajin menulis buku. Sudah banyak buku yang ditulis pak Aqua. Teruslah berkarya karena buku-buku bapak pasti bermanfaat buat orang banyak."

Dr Aqua menyerahkan kepada Dofiri dua buku dari tiga buku trilogi The Power of Silaturahim. Kedua buku itu berjudul "Humanisme Silaturahim Menembus Batas: Kisah Inspiratif Persahabatan Aqua Dwipayana-Ventje Suardana (Satu Kesamaan Yang Mampu Mengatasi Sejuta Perbedaan)" serta "Berkarya dan Peduli Sosial Gaya Generasi Milenial: Kisah Inspiratif Dua Bersaudara Alira-Savero Dwipayana Bergiat untu Sesama".

Baca juga: Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 14 Dibuka,Cek Syarat hingga Cara Daftarnya

Kedua buku itu efektif mulai diedarkan awal Januari 2021. Sebelum dicetak pesanan bukunya hingga ribuan eksemplar.

Buku "Humanisme Silaturahim Menembus Batas: Kisah Inspiratif Persahabatan Aqua Dwipayana-Ventje Suardana (Satu Kesamaan Yang Mampu Mengatasi Sejuta Perbedaan)" memuat kisah jalinan persahabatan dua anak manusia dari latar belakang yang jauh berbeda, baik suku, agama, ras, dan golongan atau strata sosial-ekonominya. Dr Aqua seorang muslim dari suku Minangkabau yang lahir di Pematang Siantar, Sumatera Utara, dari keluarga sederhana pasangan Ayah-Bunda Syaifuddin-Asmi Samad. Sedangkan Ventje seorang Tionghoa Katholik kelahiran Surabaya, Jawa Timur, dari keluarga pengusaha pasangan Papi-Mami Rudy Suardana-Susianawati Harlim.

Yang satu sampai mengenyam pendidikan S3 hanya di tingkat lokal/nasional, sedangkan satu lainnya kuliah di Amerika Serikat. Terlepas dari banyak perbedaan di antara mereka, kedua tokoh yang dikisahkan dalam buku tersebut mampu menjalin persahabatan bahkan hingga tingkat seperti saudara kandung. Dan, persaudaraan itu bukan hanya antarmereka berdua melainkan juga keluarga besar kedua belah pihak.

Guru Besar dan Dekan ke-9 Fikom Unpad Prof Deddy Mulyana, MA, Ph.D membubuhkan kata pengantar yang sangat apik dan relevan di buku Humanisme Silaturahim. Selain itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana/Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo juga menyampaikan kata pengantar untuk buku setebal 237 halaman yang diterbitkan oleh Media Baca Mandiri ini.

Buku "Berkarya dan Peduli Sosial Gaya Generasi Milenial: Kisah Inspiratif Dua Bersaudara Alira-Savero Dwipayana Bergiat untuk Sesama" berkisah tentang kiprah sosial kakak-beradik Alira-Ero Dwipayana. Di usia yang cukup muda –masih kepala dua, Alira-Ero telah menorehkan prestasi yang menjadi idaman semua orangtua.

Prestasi itu tidak hanya mereka ukir dalam kaitannya dengan capaian pendidikan atau lingkungan kampus. Di luar itu, yang tentu membuat kedua orangtua mereka bahagia dan sangat bersyukur ialah Alira-Ero telah menorehkan karya dalam kiprah mereka di bidang sosial-kemanusiaan.

Kepedulian sosial terhadap sesama itu dilakukan di tengah kesibukan kakak-beradik itu bersekolah di SMA Regina Pacis Bogor, Jawa Barat, dan sesudahnya. Saat Alira kemudian kuliah di Korea University Business School di Seoul, Korea Selatan (Korsel) dan bekerja di perusahaan farmasi terkemuka Daewoong di Korsel, dia terus melanjutkan kiprah sosialnya.

Hal yang sama juga dilakukan Ero yang kini mahasiswa semester VIII Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadaram (Fikom Unpad) Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. Kiprah mereka selengkapnya tersaji di buku setebal 293 yang dibubuhi kata pengantar oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana/Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo ini.

Kedua buku itu dicetak masing-masing 20.000 eksemplar. Totalnya 40.000 eksemplar. Pemasarannya dilakukan secara langsung ke konsumen. Belum dijual di toko-toko buku.

Baca juga: Miris, 40 Persen Masyarakat Alami Kekerasan Gender karena Pandemi

Sampai sekarang telah terjual sebanyak 20.000 eksemplar. Setiap hari selalu ada tambahan pesanan bukunya. Jumlahnya beragam mulai dari puluhan eksemplar hingga ribuan eksemplar. Pada minggu kedua Maret 2021 ini buku yang laku lebih dari dua ribu eksemplar.

Kesuksesan kedua buku itu atas dukungan penuh dua editor handal yakni penulis banyak buku Nurcholis MA Basyari dan mantan Wakil pemimpin redaksi harian Jawa Pos Fuad Ariyanto yang akrab dipanggil Cak Fu. Selain itu juga mantan copy editor Jawa Pos Yarno Wiryo yang bantuannya sangat besar.

Akan Cetak Ulang 40.000 Eksemplar

Melihat banyaknya pesanan kedua buku itu Dr Aqua optimis dalam waktu dekat akan cetak ulang. Jumlahnya sama dengan cetakan pertama masing-masing 20.000 eksemplar sehingga totalnya 40.000 eksemplar.

Sebelumnya saat Dofiri menjabat Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta, Dr Aqua telah memberikan buku karyanya yang berjudul "The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi". Itu merupakan buku pertama dari tiga buku trilogi The Power of Silaturahim.

Buku "The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi" diluncurkan pada 15 April 2016 bersamaan dengan promosi Doktor Komunikasi Aqua di Fikom Unpad Bandung. Awalnya ditulis dan diterbitkan dengan tujuan buat souvenir kegiatan tersebut.

Dr Aqua sengaja menulis buku itu dan dijadikan sovenir karena menghormati ratusan tamunya yang sebagian adalah para perwira tinggi dari TNI dan Polri. Bapak dua anak tersebut ingin memberikan kesan mendalam yang positif kepada semua tamunya.

Ternyata pesanan bukunya banyak sekali. Sampai sekarang sudah delapan kali cetak sebanyak 160 ribu eksemplar. Setiap cetak 20 ribu eksemplar. Buku itu masuk kategori super best seller.

Dari buku "The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi" lahirlah kemudian Gerakan Umrah The Power of Silaturahim (The POS) yang dibiayai dari hasil penjualan buku tersebut. Ketua tetap rombongan umrohnya setiap tahun adalah wartawan senior Nurcholis MA Basyari.

Bergulir sejak 2017, total jamaah The POS yang dipimpin Nurcholis itu hingga kini mencapai 167 orang. Mereka berasal dari berbagai latar belakang sosial-budaya, ekonomi, dan pekerjaan/profesi. Perinciannya POS I 2017 sebanyak 35 orang, POS II 2018 berjumlah 39 orang, POS III 2019 mencapai 50 orang, dan POS IV 2020 43 orang.

Jamaah POS IV sedianya berangkat ke Tanah Suci April 2020. Namun, keberangkatan jamaah POS IV teradang oleh pandemi Covid-19 sehingga tertunda entah sampai kapan. Semoga saja pandemi ini cepat berakhir sehingga jamaah POS IV dapat segera menunaikan umrah ke Tanah Suci Mekah dan berziarah ke Masjid Nabawi di Madinah.

Kedua buku tersebut dan buku sebelumnya, yakni "The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi" memang layak dirangkaikan sebagai karya trilogi The Power of Silaturahim. Tulisan dan kisah-kisah yang termuat di dalamnya merefleksikan kisah sukses yang ditopang oleh kekuatan silaturahim.

Dofiri yang selama ini hobi membaca akan menuntaskan baca buku-buku karya Dr Aqua. Diyakininya buku-buku tersebut isinya berkualitas dan ada yang pelajaran yang dapat diambil untuk mendukung tugas-tugasnya sebagai Kapolda Jabar.