Pertamina Jaga Mutu BBM dengan Teknologi Penyaring di Kilang
Pertamina Patra Niaga memastikan kualitas BBM tetap terjaga melalui pengelolaan zat pengotor di kilang untuk menghasilkan BBM standar Euro 4.
Kantor KPK - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Komisi Pemberantasan Korupsi menyatakan penangkapan Syamsul Auliya Rachman melalui operasi tangkap tangan (OTT) berpotensi mencegah praktik pemerasan yang diduga dilakukan kembali di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.
Menurut KPK, jika tidak tertangkap pada tahun ini, Syamsul Auliya Rachman berpotensi kembali memeras satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Kabupaten Cilacap untuk memenuhi kebutuhan dana tunjangan hari raya (THR).
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengatakan praktik pemerasan tersebut diduga tidak hanya terjadi sekali.
“Jika tahun ini tidak tertangkap tangan, maka kemungkinan besar tahun berikutnya terjadi atau diulangi,” ujar Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (14/3/2026) malam.
Asep menjelaskan dugaan praktik serupa sebelumnya juga terjadi pada Ramadhan 2025. Namun saat itu, aktivitas tersebut tidak terpantau oleh KPK karena belum ada laporan maupun informasi yang masuk ke lembaga antirasuah tersebut.
“Cuma pada saat itu tidak termonitor oleh kami, dan juga belum ada laporan informasi yang masuk kepada kami,” katanya.
Sebelumnya, pada 13 Maret 2026, KPK mengumumkan operasi tangkap tangan kesembilan sepanjang 2026 sekaligus yang ketiga selama bulan Ramadhan.
Dalam operasi tersebut, KPK menangkap Syamsul Auliya Rachman bersama 26 orang lainnya serta menyita sejumlah uang tunai dalam bentuk rupiah.
Sehari kemudian, pada 14 Maret 2026, KPK menetapkan dua tersangka dalam kasus tersebut, yakni Syamsul Auliya Rachman dan Sekretaris Daerah Cilacap, Sadmoko Danardono.
Keduanya diduga terlibat dalam praktik pemerasan serta penerimaan uang lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada tahun anggaran 2025–2026.
Dalam kasus ini, Syamsul Auliya disebut menargetkan perolehan dana sekitar Rp750 juta dari praktik pemerasan terhadap sejumlah organisasi perangkat daerah.
Dari jumlah tersebut, sekitar Rp515 juta direncanakan untuk kebutuhan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cilacap.
Sementara itu, sisa dana lainnya diduga digunakan untuk kepentingan pribadi.
Namun sebelum operasi tangkap tangan dilakukan, KPK mencatat dana yang telah terkumpul dari praktik tersebut mencapai sekitar Rp610 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pertamina Patra Niaga memastikan kualitas BBM tetap terjaga melalui pengelolaan zat pengotor di kilang untuk menghasilkan BBM standar Euro 4.
Oliver Tree meninggal dunia pada usia 32 tahun setelah menjadi korban tabrakan dua helikopter di Rio de Janeiro, Brasil, yang menewaskan enam orang.
Yasin Ayari memilih tidak merayakan gol pertamanya ke gawang Tunisia pada Piala Dunia 2026. Ternyata alasannya terkait sejarah keluarganya.
TN Gunung Merbabu mengoperasikan shelter darurat berbasis teknologi di Jalur Suwanting untuk mendukung keselamatan pendaki dan program Zero Accident.
Rangkaian agenda ini dipusatkan secara bergiliran pada satu desa di tiap wilayah kecamatan, menjadikannya ajang komunikasi langsung yang menjangkau akar rumput.
Polres Bantul menangkap empat tersangka kasus peredaran psikotropika dan menyita 118 tablet berbagai jenis dalam operasi di Pandak dan Sewon