Advertisement

Satgas Klaim PPKM Berhasil Tekan Keterisian Tempat Tidur Rumah Sakit

Mutiara Nabila
Rabu, 24 Februari 2021 - 00:27 WIB
Sunartono
Satgas Klaim PPKM Berhasil Tekan Keterisian Tempat Tidur Rumah Sakit Polisi melakukan penyekatan kendaraan di Gerbang Tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. - Antara/Bagus Ahmad Rizaldi\\r\\n\\r\\n

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA – Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro diklaim berhasil menurunkan bed occupancy rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit. 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan di tujuh provinsi yang melaksanakan PPKM seluruhnya mengalami penurunan keterisian rumah sakit jika dibandingkan dengan sebelum PPKM. 

Wiku menyebutkan, yang paling signifikan terjadi di Jawa Tengah dari 74,9 persen pada sebelum PPKM menjadi 35,76 persen per 19 Februari 2021. Kemudian, di Daerah Istimewa Yogyakarta dari yang sebelumnya 84,47 persen menjadi 52,21 persen. 

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

BACA JUGA : Bed untuk Pasien Kritis Covid-19 di Sleman Nyaris Penuh

“Penurunan BOR yang terjadi di tujuh provinsi yang melaksanakan PPKM ini merupakan perkembangan yang perlu kita apresiasi. Namun adanya penurunan ini perlu diperhatikan lebih lanjut, apakah karena pasien positif dengan gejala sedang berat yang semakin berkurang, atau orang yang membutuhkan pelayanan kesehatan belum atau tidak terjaring sejak dini sehingga tidak dirawat di rumah sakit,” kata Wiku pada konferensi pers, Selasa (23/2/2021). 

Wiku mengimbau kepada seluruh daerah masing-masing untuk benar-benar memastikan bahwa setiap orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 untuk segera ditangani sesuai dengan gejala yang dialami, tidak hanya pada pasien yang terjaring dari hasil pemeriksaan di Puskesmas namun juga pemeriksaan mandiri. 

“Pastikan pasien melaporkan kepada RT RW ketika terkonfirmasi, dengan begitu pasien yang tidak bergejala atau bergejala ringan dapat melakukan isolasi mandiri dengan tetap dipantau. Sementara pasien yang bergejala sedang dan berat dapat segera ditangani secepat mungkin,” imbuh Wiku. 

Dia juga mengharapkan dengan PPKM Mikro yang saat ini sedang berlangsung, dimohon kepada kabupaten kota yang membutuhkan bantuan dalam memperkuat Puskesmas di daerah masing-masing untuk segera koordinasi dengan Satgas pusat dan Kementrian Kesehatan. 

BACA JUGA : Pemda DIY Hentikan Informasi Ketersediaan Bed Pasien

Advertisement

Pada hari ini, tambahan kasus Covid-19 harian sebanyak 9.775 kasus dengan kesembuhan sebanyak 7.996 kasus, dan kematian sampai 323 orang. 

Dengan catatan tersebut, total yang terkonfirmasi mencapai 1.298.608 kasus, dengan 1.104.990 di antaranya sembuh, dan yang meninggal tembus 35.14 orang.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Sleman Berdayakan Masyarakat Melalui Program Padat Karya

Sleman
| Kamis, 06 Oktober 2022, 03:37 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement