Advertisement

Demokrat: Upaya Moeldoko Kudeta AHY Terstruktur & Sistematis

Rayful Mudassir
Rabu, 03 Februari 2021 - 23:17 WIB
Budi Cahyana
Demokrat: Upaya Moeldoko Kudeta AHY Terstruktur & Sistematis Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko - Antara/Akbar Nugroho Gumay

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Partai Demokrat mengatakan upaya kudeta Agus Harimurti Yudhoyono selaku Ketua Umum Partai Demokrat dilakukan secara terstruktur dan sistematis.

Hal itu disampaikan Kepala Bakomstra DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra untuk menanggapi klarifikasi yang disampaikan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko terkait tudingan ingin mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat.

Dia menyebut Moeldoko berencana maju sebagai calon Presiden 2024. Guna memuluskan rencana itu, para pelaku gerakan disebut mempersiapkan pengambilalihan kepemimpinan PD melalui Kongres Luar Biasa (KLB).

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Herzaky juga meminta Moeldoko tidak berbohong terkait pertemuannya dengan kader Demokrat. Dia mengatakan pertemuan antara sejumlah kader Demokrat dengan Moeldoko tidak dilakukan di rumah, akan tetapi di luar rumah.

Selain itu, dia menuturkan kedatangan sejumlah kader ke Jakarta dilakukan secara terstruktur dan sistematis oleh pelaku gerakan.

“Ada yang mengundang, dibiayai tiket pesawat dijemput di bandara, dibiayai penginapan termasuk konsumsi,” kata Herzaky dalam keterangan video yang ditayangkan pada Youtube Partai Demokrat, Selasa (2/2/2021).

Dia juga menyoroti reaksi Moeldoko yang terlihat gugup saat menyampaikan klarifikasi usai diduga ingin mengkudeta AHY.

“Respons beliau sudah terprediksi, nervous, gugup, melihat dari gerakan tangan dan beberapa kali KSP Moeldoko menyebut gua gue,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat menuding ada upaya kudeta terhadap kepemimpinannya di partai tersebut. AHY menyebut bahwa seorang pejabat tinggi di sekitar Presiden Joko Widodo (Jokowi) terlibat dalam upaya itu.

Advertisement

Menanggapi hal tersebut, Moeldoko meminta agar tidak setiap hal dikaitkan dengan Istana. Dia juga mengingatkan agar Presiden Joko Widodo tidak dikaitkan dengan isu tersebut.

"Jangan dikit-dikit istana. Dalam hal ini, saya mengingatkan jangan ganggu pak Jokowi," kata Moeldoko dalam keterangan pers, Senin (1/2/2021).

Moeldoko mengungkapkan bahwa isu tersebut menjadi urusannya. Dia juga menegaskan bahwa Presiden Jokowi sama sekali tidak mengetahui isu tersebut.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

8.900 Bidang Tanah Kraton dan Pakulaman Telah Disertifikasi

Jogja
| Rabu, 28 September 2022, 20:17 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement