Ada Guru Pondok Pesantren Diduga Tolak Tes Usap

Petugas medis melakukan rapid tes antigen COVID-19 kepada calon penumpang Kereta Api (KA) di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (21/12/2020). - ANTARA FOTO/Galih Pradipta
24 Januari 2021 10:07 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, Bengkulu- Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyampaikan bahwa ada guru di Pondok Pesantren Al Iman Kecamatan Air Manjuto yang diduga kontak erat dengan pasien Covid-19 di tempat itu menolak mengikuti tes usap.

“Rencana besok Senin (25/1/2021) kami datang ke pesantren karena ada guru dari pesantren yang tidak mau di-'swab' (tes usap), kami akan garap dengan kapolsek untuk memberikan pengertian agar bisa di-'swab' sehingga penyebaran Covid-19 tidak berlanjut,” kata Camat Air Manjuto Sardi dalam keterangannya di Mukomuko, Sabtu (23/1/2021).

Ia mengatakan sebagian besar santri dan guru di Pondok Pesantren Al Iman di Satuan Pemukiman (SP) V Desa Titra Makmur, Kecamatan Air Manjuto sebelumnya mengikuti tes usap dua tahap dengan jumlah kasus konfirmasi positif COVID-19 tercatat 27 orang.

Jumlah kasus konformasi positif COVID-19 di pondok pesantren ini, katanya, pada tahap pertama 24 orang dan tahap kedua bertambah tiga orang sehingga totalnya 27 orang.

Ia mengatakan rencananya setelah ini akan ada lagi pengambilan sampel usap terhadap orang yang pernah kontak erat dengan para santri yang dinyatakan positif COVID-19 guna mencegah penyebaran virus corona di wilayah tersebut.

Terkait dengan para santri di pondok pesantren ini yang dinyatakan positif COVID-19, ia mengatakan, kemungkinan yang positif dijemput oleh orang tuanya guna menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Terkait dengan aktivitas di pondok pesantren, ia mengatakan, kemungkinan pondok pesantren ini tidak beroperasi untuk sementara waktu, namun belum ada informasi pasti dari pihak pesantren.

Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Mukomuko sebelumnya menyebutkan sejak beberapa hari terakhir 34 orang yang terkonfirmasi positif COVID-19, sebanyak 24 orang di antaranya santri Pondok Pesantren Al Iman Kecamatan Air Manjuto.

“Data yang kemarin ada penambahan 34 kasus positif COVID-19 di daerah ini, sebanyak 24 orang di antaranya santri Pondok Pesantren Al Iman Kecamatan Air Manjuto,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko Desriani.

Ia menyebutkan dari puluhan santri Pondok Pesantren Al Iman di SP V yang dinyatakan positif COVID-19, kemungkinan besar kontak erat orang di lokasi tersebut.

Sumber : Antara